Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI dunia yang tidak menentu dan ditambah perang Rusia dengan Ukraina yang belum berkesudahan memang mengancam resesi. Ketika banyak negara di dunia sudah mengalami resesi, situasi itu juga pada akhirnya berimbas ke Tanah Air .
Sejauh ini Pemerintah memang berhasil menjaga inflasi sehingga masyarakat masih dapat menjangkau harga-harga kebutuhan pokok. Bahkan Pemprov Papua Barat berhasil menekan laju inflasi di bawah lima persen.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak terkait. Menurutnya tanpa kerja keras dan kerjasama semua pihak laju inflasi tak mungkin di bawah 5%.
"Puji Tuhan, terima kasih kepada semua parapihak Pemprov Papua, karena selama beberapa waktu ini, Papua Barat bisa mempertahankan laju inflasi di bawah 3%. Hari ini angkanya naik 3,04%. Tapi di bawah 5%," terang Pj Gubernur Papua Barat, Paulus, Rabu (28/9).
Atas kinerja Pemprov Papua Barat, mereka diganjar intensif oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan. Adapun reward tersebut berupa dana intensif daerah (DID) senilai Rp10,57 miliar.
Paulus yakin dengan kerjasama semua pihak dapat mempertahankan inflasi di bawah 5%. Menurutnya penghargaan ini dapat memicu semangat OPD dan kepala daerah di Provinsi Papua Barat.
"Kami seluruh OPD pimpinan OPD bersama-sama memainkan, menjalankan tugas-tugas yang berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lewat pertumbuhan ekonomi yang ada. Maka dengan sendirinya akan menekan laju inflasi."
Ia mengemukakan upaya yang pemrov lakukan melibatkan pendanaan OPD dalam membelanjakan uang negara lewat tugas-tugas di lingkungan masyarakat.
"Ini sangat efektif, misalnya dengan kegiatan yang melibatkan anak-anak muda. Termasuk peningkatan UMKM dengan kerjasama BI dan semua pihak. Kolaborasi ini sangat efektif memantau laju perkembangan kebutuhan pokok," sambungnya.
Pemprov Papua Barat, terangnya, melakukan intervensi sejak awal dan akhirnya membuat harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya dapat ditekan. "Saya pikir kerja yang baik. Ke depan akan ditingkatkan terus untuk mempertahankan angka inflasi di bawah 5% ini" ujarnya. (RO/A-1)
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Update harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati per 18 Februari 2026. Harga cabai rawit merah mulai turun ke Rp80.000/kg jelang Ramadan 1447 H.
Pantau harga pangan terbaru hari ini 18 Februari 2026. Cabai rawit merah tembus Rp88.600/kg, telur ayam Rp32.200/kg. Cek daftar lengkap harga sembako PIHPS di sini.
Satgas Pangan Sidoarjo sidak Pasar Larangan jelang Ramadan 2026. Harga ayam potong tembus Rp42 ribu dan cabai rawit Rp90 ribu per kg. Cek tabel harganya di sini.
Pantauan harga pangan di Pasar Botania dan Tos 3000 Batam. Harga ayam Rp45.000, cabai rawit Rp85.000. Cek update harga sembako terbaru di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved