Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI pemulihan ekonomi nasional, usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia semakin bergeliat karena kepiawaiannya memanfaatkan peluang bisnis digital.
Agar semakin mampu mengembangkan usahanya, baik UKM maupun koperasi memerlukan inovasi yang dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis mereka.
Karena itu, kehadiran sebuah ekosistem ekonomi digital penting untuk pemberdayaan koperasi dan bisnis UKM.
Sebagai bentuk dukungan terciptanya ekosistem ekonomi digital Indonesia, berbasis pemberdayaan koperasi dan bisnis UKM, GudangAda sebagai penyedia layanan ekosistem B2B terlengkap di Indonesia, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kolaborasi kedua pihak membantu 15 ribu koperasi dentgan mengadopsi solusi digital GudangAda untuk semakin bertumbuh sehat dan bersaing di era digital.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), UKM di wilayah Jawa Barat (Jabar) menjadi salah satu yang mendominasi pasar dengan jumlah andil usaha sebesar 50% dari seluruh total usaha yang ada.
Dengan pertumbuhan koperasi di Jawa Barat yang semakin tahun semakin bertambah, adanya modernisasi koperasi memiliki urgensi yang cukup besar, seiring perubahan pola perilaku di masyarakat.
Baca juga: Transformasi Digital Jadi Peluang UMKM Untuk Kembangkan Bisnis
Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat memaparkan, “UKM merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar pada perekonomian nasional."
"Di Jawa Barat sendiri, kontribusi mereka mencapai lebih dari 60%. Dengan pertumbuhan koperasi di Jawa Barat yang semakin tahun semakin bertambah, penting untuk mempertahankan momentum digitalisasi agar UKM tidak hanya sekedar onboard ke sebuah platform digital, tetapi juga agar dapat berkembang sehat di dalam ekosistem digital," papar Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.
Lewat keberadaan solusi digital GudangAda, segenap mitra Koperasi Jawa Barat bisa mendapatkan keunggulan kompetitif untuk bersaing dengan pelaku usaha lain di industri.
Adapun langkah kerja sama ini dilakukan dalam rangka mendukung program UKM Jabar Juara 2022 milik Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat agar jumlah UKM semakin meningkat.
"Berbekal tingkat literasi digital yang baik, kami berharap bisnis UKM dapat bertumbuh sehat dan memberikan manfaat positif bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” kata Gubernur Jabar.
Lewat Program UKM Jabar Juara yang dimiliki, Pemerintah Provinsi Jawa Barat senantiasa mendorong UKM di Jawa Barat untuk memanfaatkan teknologi dalam berbisnis guna mendapatkan akses pasar yang lebih luas.
Adapun 4.000 UKM ditargetkan tergabung ke dalam program UKM Jabar Juara milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di tahun ini.
Melalui kolaborasi antara GudangAda dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, diharapkan manfaat digitalisasi bisa dirasakan secara menyeluruh dan merata.
Stevensang, CEO GudangAda menjelaskan, “Bisnis UKM yang sehat dan berdaya saing perlu ditumbuhkembangkan di dalam sebuah ekosistem digital yang inklusif."
"Di dalam ekosistem tersebut, platform builder harus sigap dan peka terhadap kebutuhan pemilik bisnis UKM. Untuk membangun ekosistem yang inklusif, diperlukan sinergi dan partisipasi aktif segenap pemangku kepentingan," jelasnya.
"Sebagai mitra pertumbuhan UKM, GudangAda tak hanya menghadirkan solusi digital terlengkap, melainkan beragam program edukasi demi memastikan mitra koperasi dan bisnis UKM dapat memanfaatkan solusi digital secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan skala bisnis" ucap Sevensang.
"Lewat keberadaan ekosistem digital yang inklusif, diharapkan keberadaan GudangAda mampu membantu mitra koperasi menjalankan bisnisnya dengan lebih efisien sehingga menciptakan industri UKM Koperasi Jawa Barat yang lebih sehat,” jelas Stevensang.
GudangAda merupakan aplikasi penyedia layanan ekosistem B2B terlengkap di Indonesia yang memungkinkan mitra koperasi memperoleh berbagai produk dengan harga terbaik, cara yang lebih praktis, dan layanan distribusi barang terbaik melalui GudangAda Logistik.
Guna mendorong digitalisasi Koperasi di Jawa Barat, GudangAda menghadirkan dua aplikasi yang saling terintegrasi, yaitu aplikasi GudangAda dan GudangAda Solusi.
Aplikasi GudangAda hubungkan pedagang UKM dengan beragam potensi bisnis di dalam sebuah digital marketplace.
Aplikasi ini terintegrasi dengan aplikasi GudangAda Solusi yang bantu pedagang UKM mengelola manajemen stok dan harga, laporan transaksi jual beli, laporan laba rugi, pencetakan struk dan manajemen pelanggan serta karyawan.
Mengomentari inisiatif kolaborasi antara kedua belah pihak, Menteri Koperasidan UKM, Teten Masduki, memberikan apresiasinya terhadap upaya digitalisasi koperasi untuk mensejahterakan masyarakat.
“Kolaborasi antara pemerintah dan penyedia layanan platform digital harus terus dimaksimalkan untuk membantu para UKM hingga koperasi mengembangkan bisnisnya," katanya.
"Momentum pasca pandemi ini tentunya harus dimanfaatkan oleh sejumlah pemangku kepentingan untuk mendukung bisnis UKM yang merupakan salah satu pilar strategis dalam pemulihan ekonomi nasional," ujar Teten.
"Saya optimistis kerja sama antara Pemprov Jabar dan GudangAda dapat membantu Kemenkop UKM untuk mencapai target 30 juta UKM Go Digital di tahun 2024,” ungkap Teten.
Selain Provinsi Jawa Barat, GudangAda menggali peluang untuk berkolaborasi dengan pemerintah provinsi lain agar semakin banyak UKM yang terbantu melalui ekosistem digital GudangAda.
“Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat merupakan langkah awal untuk bekerjasama dengan pemerintah di provinsi lain," kata Stevensang.
"Dengan payung program #UMKMBertumbuhSehat, GudangAda siap menjalankan berbagai program pemberdayaan dan edukasi pedagang tradisional dalam melakukan transformasi digital dan meningkatkan transaksi bisnis," jelasnya.
"Kami berharap dapat membangun pilar bisnis UKM yang kuat bagi masa depan ekosistem ekonomi digital Indonesia,” tutup Stevensang. (RO/OL-09)
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Bermula dari medium ekspresi sederhana, SnackVideo kini berkembang menjadi kekuatan yang mendorong dampak sosial nyata bagi komunitas di berbagai daerah.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved