Senin 19 September 2022, 23:20 WIB

Pasangan Muda Lebih Harmonis Tinggal di Rumah Sendiri

Bayu Anggoro | Nusantara
Pasangan Muda Lebih Harmonis Tinggal di Rumah Sendiri

DOK/AGUNG PODOMORO
Seksolog Boyke Dian Nugraha menyatakan pasangan muda akan lebih harmonis jika tinggal di rumah sendiri

 


DOKTER dan seksolog Boyke Dian Nugraha menilai keluarga muda
yang memiliki rumah sendiri berpeluang lebih harmonis dibanding keluarga muda yang tinggal bersama mertua. Hal ini disampaikannya saat peluncuran klaster Patragriya Podomoro Park, di Central Park Mall, Jakarta.

Boyke menyebut dirinya sering menemukan kasus-kasus permasalahan
keharmonisan keluarga dipicu dari hubungan antara pasangan baru dan
mertuanya yang tinggal dalam satu atap.

Dalam talkshow Festival Investasi Properti 53 Tahun Agung Podomoro bertema Build a Harmonious Family in Your First New Home, itu, Boyke menuturkan jika terdapat hubungan antara tingkat keharmonisan keluarga dengan kepemilikan rumah sendiri.

"Banyak yang datang ke saya, dengan kasus keluhan pasangan yang tinggal bersama mertua, mengalami stres. Pasangan yang masih merintis untuk punya anak ditanya terus kok belum hamil, bahkan ada yang ditanya sudah pakai pembalut berapa banyak bulan ini," kata Boyke, Senin (19/9).

Tingkat stres yang tinggi akibat tekanan hebat dari mertua dan keluarga justru menyebabkan pasangan muda sulit untuk memiliki
anak. Karenanya, pasangan yang memiliki rumah sendiri berpeluang memiliki keharmonisan yang lebih baik.

"Rumah juga membuat pasangan lebih percaya diri. Keong aja punya rumah jadi kalo kita kerja ada yang ditungguin, kalo kita masih tinggal dengan mertua ya itu tadi. Jadi kita harus paksa untuk punya rumah," Lanjut Boyke.

Dalam talkshow tersebut juga hadir Marketing Manager Podomoro Park
Bandung Dipa Teguh yang turut mengungkap data mengenai kesadaran
pasangan muda dalam membeli hunian.

"Setuju dengan dokter Boyke, bahwa pasangan muda jangan terlena dengan
pondok mertua indah. Tapi tidak sedikit sekarang yang sudah sadar untuk memiliki rumah. Keberhasilan klaster kami sebelumnya
dengan pangsa pasar milenial, 50% didominasi oleh pasangan muda
yang rentang usianya 21-41 tahun. Sisanya usia produktif menuju pensiun," Kata Dipa.

Hal menarik yang perlu diperdalam, menurut Dia, adalah cara bayar
pasangan muda. Dari 400 unit yang terjual di klaster Padmagriya dari total 1.600 unit sold di Podomoro Park, dengan target pangsa pasar pasangan muda, sekitar 77% dengan menggunakan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) mulai dari perbankan konvensional hingga syariah.

"Jadi tidak ada alasan pasangan muda untuk tidak beli rumah, saat ini
kesempatan KPR sangat dipermudah bunga yang rendah di bawah 5%,
stimulus pemerintah, promo menarik dari kami sebagai developer, dan yang terpenting kenaikan investasi," Lanjut Dipa.

Klaster Patragriya


Dalam talkshow ini Podomoro Park melakukan soft opening peluncuran klaster terbaru Patragriya yang dikhususkan untuk pembeli rumah pertama. Dengan jargon Your first new home, Patragriya akan resmi dirilis pada 25 September mendatang.

Memiliki konsep modern tropical, rumah ini memiliki facad modern dengan mengedepankan unsur motif kayu, batu alam dan kaca. Layaknya hunian yang trend saat ini, rumah satu lantai ini tampak seperti dua lantai lantaran memiliki ceiling tinggi.

Sales Manager Podomoro Park, Tomas Tandy menyebut pihaknya telah
melakukan riset kuat untuk kebutuhan hunian pasangan muda.

"Keluarga muda punya sifat yang modern, dan yang mereka prioritaskan
adalah fasilitas kawasan untuk menghindari stres. Karena itu, fokus kami juga membangun lingkungan yang mendukung hal itu. Seperti 5 unsur alam kami, danau, udara, view pegunungan, pepohonan, dan 50% kawasan hijau," sebut Tomas.

Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya terus mengakomodasi tingginya
minat pasar dan kebutuhan masyarakat terutama dalam menghadirkan hunian
yang relevan dengan pasangan muda.

Keberhasilan penyerapan 400 unit di klaster khusus pangsa pasar milenial dengan klaster Padmagriya juga menjadi dorongan untuk melaunching klaster Patragriya. (N-2)

Baca Juga

dok.pribadi

Pemuka Agama Papua: Pejabat Publik Punya Tanggung Jawab Kepada Tuhan

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 September 2022, 20:36 WIB
PENDETA Alberth Yoku, Tokoh Agama di Sinode GKI Sentani Papua, angkat bicara terkait mangkirnya panggilan KPK terhadap Gubernur Papua,...
DOK MI.

Nilai Kerugian akibat Banjir di Mukomuko Terhitung Rp150 Miliar

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 20:20 WIB
Itu meliputi aset provinsi, kabupaten, dan desa, termasuk...
dok.pribadi

Tokoh Pemuda Papua Dukung KPK Tuntaskan Dugaan Korupsi Gubernur Lukas Enembe

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 September 2022, 20:20 WIB
TOKOH Pemuda Papua, Martinus Kasuay, sepakat agar proses hukum kasus dugaan korupsi Gubernur Papua terus dijalankan proses penegakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya