Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PT SEMEN Gresik (PTSG) menyelanggarakan seminar core values AKHLAK dengan tema Bridging the gap between generation.
Sebagai narasumber utama ialah Direktur Utama PT Semen Gresik, Subhan dan Direktur Operasi Semen Indonesia Group (SIG), Yosviandri. Seminar digelar secara hybrid, daring dan luring dari ruang Sinabung Semen Indonesia Tuban, Jumat (9/9).
Kegiatan berkonsep angkringan Caf AKHLAK ini juga dihadiri Direktur Keuangan dan SDM PTSG Muchamad Supriyadi, Direktur Produksi PT SG Reni
Wulandari, jajaran manajemen dan karyawan serta melibatkan milenial
SIG dan PTSG.
Dalam pembukaan, Yosviandri mengungkapkan bahwa kegiatan belajar dan berbagi ini diselenggarakan untuk insan SIG agar mengetahui bagaimana kesenjangan antargenerasi di dunia kerja.
"Apresiasi kepada tim Semen Gresik. Dengan konsep santai ini diharapkan
memberikan dampak positif kepada seluruh insan SIG untuk bisa saling
bersinergi memberikan kemampuan dalam kemajuan perusahaan," ujarnya.
Direktur Utama PTSG, Subhan menjelaskan bahwa perbedaan kesenjangan antargenerasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari, karena sesuai perkembangan zaman dan teknologi yang semakin pesat.
"Sesuai dengan data, pada 2020 pertumbuhan jumlah generasi milenial di dunia kerja meningkat. Di sisi lain, pada 2025 generasi X dan Z di prediksi akan mendominasi dunia kerja global," papar Subhan.
Dari segi bisnis, lanjut dia, kesenjangan antargenerasi dapat
saling berbenturan dan menimbulkan konflik dalam suatu perusahaan, sehingga dibutuhkan seorang pemimpin dan kepemimpinan yang baik, yang mampu merangkul dan menjadi panutan bagi para karyawan.
Subhan menandaskan bahwa sejalan dengan perubahan zaman dan teknologi,
penerapan perilaku AKHLAK kepada seluruh insan SIG dengan menciptakan
kolaborasi, sinergi dan komunikasiyang baik, akan mampu menghadapi tantangan dan masalah. (N-2)
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
RSUI terus berkomitmen menghadirkan layanan kanker yang komprehensif serta mengembangkan pelayanan kanker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Seminar internasional ini membahas bagaimana negara perlu memperkuat kapasitas tata kelola publik di tengah lanskap global yang semakin kompleks.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk melindungi eksistensi dan martabat Masyarakat Adat Dayak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan Kalimantan.
AI harus dilihat sebagai peluang besar untuk menciptakan solusi kreatif dalam berbagai bidang, terutama pendidikan.
Kompetensi digital harus dibarengi dengan pembentukan karakter dan nilai profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved