Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia telah resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pekan lalu. Situasi ini sangat berdampak luas ke masyarakat salah satunya bagi nelayan. Menyadari akan kondisi ini, Aruna sebagai perusahaan supply chain aggregator perikanan asal Indonesia menghadirkan Aruna Kios.
Kios ini yang akan memfasilitasi nelayan Aruna dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta akses ketersediaan BBM bersubsidi. Kehadiran Aruna Kios ini dapat menjadi sebuah solusi untuk menyalurkan BBM bersubsidi agar tepat sasaran salah satunya bagi nelayan-nelayan Indonesia. Aruna Kios telah menjangkau beberapa lokasi wilayah pabrik Aruna Hub di Indonesia.
“Kondisi ini memang berdampak cukup besar bagi banyak pihak salah satunya nelayan Indonesia. Tapi kami menghimbau ke semua Nelayan Aruna untuk tidak terlalu khawatir karena kami menghadirkan Aruna Kios untuk membantu nelayan Aruna agar tetap dapat memperoleh BBM bersubsidi. Mereka dapat membeli BBM bersubsidi di Aruna Kios yang telah ada di lokasi Aruna Hub kami. Di Aruna Kios juga menjual berbagai bahan pokok sehari-hari (beras, minyak, telur dan lainnya) serta kebutuhan nelayan melaut seperti jala, alat tangkap dan termasuk BBM. Seperti komitmen Aruna yakni ingin mensejahterakan kehidupan nelayan maka kami akan membantu memfasilitasi mereka dalam berbagai hal salah satunya BBM bersubsidi ini,” ujar Utari Octavianty-CoFounder & Chief Sustainability Officer Aruna dalam keterangannya, Rabu (7/9).
Selain harga BBM yang melonjak, ketersediaan BBM bersubsidi yang sulit diperoleh juga menjadi kendala bagi nelayan. Ini dikarenakan akses transportasi yang tidak mudah mengingat lokasi nelayan berada di daerah terpencil.
“Ya kami sudah tau info kenaikan harga BBM, pasti berasa di kami nelayan kecil ini. Harga yang naik cukup besar dan juga BBM-nya terkadang langka, kami semakin susah untuk bisa melaut dan pastinya penghasilan kami juga menurun. Tapi saat ini sedikit lega dengan adanya Aruna Kios, kami terbantu karena masih bisa membeli BBM disana dan saya harap semoga Aruna dapat terus membantu nelayan-nelayan kecil seperti saya ini,” ujar Leman, nelayan Aruna.
Aruna berkomitmen untuk meringkas rantai pasok perikanan Indonesia agar lebih efektif dan efisien. Aruna juga akan terus berdampingan dan merangkul nelayan untuk dapat tumbuh beriringan bersama dalam merevolusi ekosistem kelautan dan perikanan Indonesia. Ke depannya, arah kebijakan pemerintah semakin jelas untuk mengubah pola penangkapan menjadi semakin terukur dan berkualitas, dan Aruna juga akan mendampingi dan mengedukasi nelayan untuk tidak menangkap sebanyak-banyaknya namun menangkap sesuai dengan kuota agar ekonomi biru dapat terwujud. (OL-13)
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved