Senin 05 September 2022, 19:31 WIB

Puskesmas Di Kota Bandung Kehabisan Vaksin Covid-19

Naviandri | Nusantara
Puskesmas Di Kota Bandung Kehabisan Vaksin Covid-19

ANTARA
Vaksin covid-19.

 

STOK vaksin Covid-19 di puskesmas-puskesman di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) habis. Hal ini menyebabkan progres vaksinasi booster atau dosis 3 yang ditargetkan mencapai 50 persen pada akhir Agustus tidak tercapai.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung, Asep Saeful Gufron di Bandung, Senin (5/9) mengungkapkan habisnya stok vaksin menyebabkan progres vaksinasi booster tahap pertama yang ditargetkan akhir Agustus 2022 mencapai 50 persen terhambat.

"Untuk vaksinasi booster pernah beberapa hari tidak ada vaksinasi, karena memang di setiap puskesmas kini tidak lagi memiliki persediaan vaksin," jelasnya.

Menurut Asep pihaknya tengah mengajukan dosis vaksin kepada pemerintah pusat dan kini masih menunggu kiriman. Akibat kehabisan vaksin pun, kegiatan vaksinasi Covid-19 sempat dihentikan sementara.

"Kalau vaksin booster, jujur sampai kemarin kita baru di 48,54 persen dari capaian 50 persen sebelum akhir Agustus. Kenapa belum tercapai karena kita terhambat masalah ketersediaan vaksin," ungkapnya.

Asep menjelaskan, untuk menangani kekurangan stok vaksin itu Pemkot Bandung bekerjasama dengan Forkopimda seperti Kodim dan Polrestabes Bandung untuk menyediakan vaksin bagi masyarakat. "Alhamdulillah ada bantuan, selain itu kegiatan vaksinasi Covid-19 sempat dilakukan oleh pelaku usaha pariwisata beberapa waktu lalu dengan target peserta 1.000
orang," ujarnya.

Meski saat ini capaian vaksinasi di Kota Bandung masih tertinggi di Jabar, pihaknya akan terus melakukan vaksinasi booster. Seperti vaksin booster tahap dua yang tercapai sekitar 15 persen untuk tenaga kesehatan.

"Booster tahap empat baru 15 persen ke SDM. Kita targetkan September 50 persen, ini dilihat dari ketersediaan vaksin," lanjutnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan target vaksinasi booster tahap pertama belum tercapai karena kekurangan dosis vaksin. Pihaknya saat ini tengah mengajukan bantuan vaksinasi ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

"Keterbatasan pasokan vaksin ini, bukan hanya untuk program vaksinasi dosis ke 3 saja, namun juga dosis 4 atau booster kedua yang saat ini tengah gencar diberikan untuk tenaga kesehatan (nakes)," ucapnya.

Menurut Yana, jenis vaksin yang saat ini masih kosong, adalah vaksin Covid-19 jenis Moderna. Pemkot telah mengajukan penambahan stok vaksin. Namun hingga kini belum ada informasi lanjutan kapan stok vaksin tambahan tersebut akan dikirimkan. Kekurangan itu bukan hanya stok vaksin booster 1 tapi ke 2 juga. (OL-15)

 

Baca Juga

dok.ist

Ganjar Diskusi Santai Bareng Mahasiswa di Medan Bahas EBT

👤Haryanto 🕔Senin 26 September 2022, 16:05 WIB
BEALSAN perwakilan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Sumatera Utara (GMNI Sumut) didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution, bediskusi...
DOK MI.

Tim SAR Mataram Temukan Pemancing asal Jakarta yang Tenggelam

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 16:03 WIB
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal...
MI/Supardji Rasban

Bea Cukai Tegal Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

👤Supardji Rasban 🕔Senin 26 September 2022, 15:51 WIB
KANTOR Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tegal, Jawa Tengah memusnahkan 5.308.108 batang rokok ilegal, Senin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya