Sabtu 03 September 2022, 13:41 WIB

Cerita Adila, Anak Bajang Yang Minta Gimbalnya Dipotong Ganjar Pada DCF 2022

Mediaindonesia.com | Nusantara
Cerita Adila, Anak Bajang Yang Minta Gimbalnya Dipotong Ganjar Pada DCF 2022

Dok. Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memotong rambut anak bajang di Dieng Culture Festival 2022

 

ADILA Syifa Azahra, salah seorang bocah bajang meminta secara khusus rambut gimbalnya dipotong oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Anak berusia 6 tahun itu, satu dari 15 anak bajang yang mengikuti tradisi potong rambut gimbal pada acara Dieng Culture Festival (DCF) 2022.

Seperti adat yang berlaku, setiap anak memiliki permintaan yang harus dipenuhi. Jika permintaan si anak bajang ini tak dipenuhi, maka rambut gimbal akan kembali tumbuh bahkan mereka mengalami demam tinggi.

Nah, putri pasangan Zuhri dan Roziyah itu meminta rambut gimbalnya dipotong oleh Ganjar Pranowo.

"Mintanya dipotong sama Pak Ganjar, tidak mau yang lain," kata Roziyah, usai acara.

Putrinya itu, papar dia, mengenal sosok Ganjar Pranowo dari tayangan youtube.

"Iya sering lihat youtube, mintanya dipotong Pak Ganjar," lanjutnya.

Selain minta dipotong Gubernur, anaknya itu juga mengajukan permintaan lain. Di antaranya motor listrik merk NMax, mainan dan kue ulang tahun.

"Kue ulang tahun dari ibu (saya)," imbuh warga Desa Larangan Lor, Garu, Wonosobo.

Baca juga : 45 Kepala Desa NTB Temui Ganjar Belajar Pengembangan Potensi Desa

Adila yang terpenuhi permintaannya mengaku senang. Bahkan seusai dipotong rambut gimbalnya, dia ingin duduk berdekatan dengan orang nomor satu di Jateng itu.

"Iya senang, dipotong Pak Ganjar. Karena lihat youtube," ucap Adila.

Sementara, Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa permintaan anak-anak tersebut selalu unik. Itulah imajinasi anak-anak yabg membuat orang tua harus mengerti dan memahami.

"Iya, kalau itu permintaan, kita kasih yang penting membuat anak senang," ujarnya.

Gelaran Dieng Culture Festival, jelas Ganjar, merupakan tradisi yang perlu dikembangkan menjadi suatu event yang mampu menarik wisatawan.

"Ini masuk tahun ke tiga setelah pandemi kita bisa menyelenggarakan secara luring dan antusias masyarakat luar biasa. Tadi ada loh yang dari luar Jawa Tengah," terangnya.

Ketua Panitia DCF 2022, Alif Fauzi menambahkan, anak bajang yang dipotong rambut gimbalnya paling banyak tahun ini dibanding sebelumnya.

"Ada 15 anak, tapi ada yang batal dan diundur satu. Alhamdulillah acaranya lancar dan sukses," tandasnya. (RO/OL-7) 

Baca Juga

MI/Gabriel Langga.

Pengusaha di Sikka Resah Ada Oknum Jual Nama Kapolda

👤Gabriella Langga 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 15:09 WIB
Dalam komunikasi tersebut, ia diminta segera mengirimkan kontribusi berupa uang di nomor rekening...
MI/Januari Hutabarat.

Ratusan Guru Honorer Bengkulu Lolos Seleksi belum Diusulkan Pengangkatan

👤Marliansyah 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 14:23 WIB
Sebanyak 524 guru honorer SMA/SMK sederajat di Provinsi Bengkulu telah lulus pasing grade dalam...
DOK MI.

Usai Gempa, Kebakaran Lalap 18 Ruko Pasar Tradisional Sarulla

👤Januari Hutabarat 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 14:09 WIB
Bencana pun kembali mengguncang daerah itu dengan kebakaran yang melalap sebanyak 18 rumah toko (ruko) di pasar tradisional Sarulla,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya