Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH temuan positif HIV/AIDS positif di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kurun dua tahun terakhir sebanyak 248 kasus. Beberapa orang di antaranya merupakan kalangan anak-anak.
Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya, menyebutkan tahun ini jumlah kasus HIV/AIDS positif terbilang meningkat dibanding tahun lalu. Data yang diperoleh melalui aplikasi Sistem Informasi HIV/AIDS, kata Frida, tahun ini pada periode Januari-Juli tercatat sebanyak 137 kasus positif.
"Kalau tahun lalu (2021) ada sebanyak 111 kasus positif," kata Frida ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/8).
Meningkatnya temuan jumlah kasus positif HIV/AIDS tahun ini tak terlepas gencarnya upaya pemeriksaan terhadap populasi kunci. Sementara kurun dua tahun terakhir pemeriksaan sedikit kendur lantaran sedang dihadapkan pada penanganan pandemi covid-19.
"Selama pandemi, mereka juga ada rasa kekhawatiran diskrining karena takut terpapar covid-19. Makanya, sekarang saat covid-19 melandai, kami gencarkan lagi skrining. Hasilnya, baru setengah tahun saja jumlah temuannya sudah mencapai 137 kasus positif," tuturnya.
Temuan sebanyak 137 kasus positif HIV/AIDS merupakan hasil skrining terhadap 12 ribu orang berisiko tinggi. Sebetulnya, kata Frida, target skrining tahun ini bisa dilakukan kepada 40 ribu orang.
"Kalau dihitung baru 30% yang sudah kami skrining. Ada beberapa faktor kendalanya, seperti ada yang masih divaksin covid-19 dan lainnya," ucap Frida.
Ia menyebutkan pengidap positif HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur diantaranya merupakan kalangan anak-anak. Data secara akumulatif selama 2018-2022, terdapat sebanyak 7 orang kalangan anak-anak yang dinyatakan positif HIV/AIDS.
"Mereka terdiri dari 6 orang anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan. Data ini kumulatif dari 2018-2022 yang kami ambil dari aplikasi Sistem Informasi HIV/AIDS," imbuh Frida.
Hingga saat ini skrining terhadap populasi kunci atau orang berisiko tinggi terpapar HIV/AIDS terus dilakukan Dinkes Kabupaten Cianjur. Mereka yang dikategorikan populasi kunci ialah ibu hamil, pasien TBC, lelaki suka lelaki (LSL), wanita penjaja seks (WPS), transgender, pengguna narkoba dan jarum suntik (penasun), serta warga binaan di lembaga pemasyarakatan. "Mereka yang dikategorikan populasi kunci ini wajib diskrining HIV/AIDS," tuturnya.
Tren penyebaran HIV/AIDS saat ini menyebar. Artinya, tidak ada wilayah yang dikategorikan rawan. "Kalau melihat data kasus, sekarang wilayahnya menyebar," pungkasnya. (OL-15)
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved