Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAWAL dari gagasan untuk mengenalkan dan mendekatkan batik pada generasi muda, Batik Komar meluncurkan seni batik pendulum. Corak ini memberikan alternatif gaya seni batik yang terlepas dari pakem.
"Harapan ke depan seni batik pendulum akan menyasar kecintaan generasi
muda yang haus akan inovasi dan new style dalam berbusana. Motif-motif
yang unik dan up to date dengan sentuhan warna yang trendi," ujar pemilik Batik Komar, Komaruddin Kudiya, di Bandung, Jawa Barat.
Keunikan dan keberagaman tanpa batas satu kekuatan yang tak
terbantahkan dari batik pendulum. Setiap bandul pendulum (corong wadah
lilin panas) yang diayunkan menghasilkan eksotisme dan artistik yang
unik dan menawan.
Menurut Komar, pendulum batik bisa dikatakan produk batik, dikarenakan
tetap menggunakan lilin panas sebagai media perintang warna. Penggunaan
kombinasi alat berupa canting dan cat batik bisa dikombinasikan dalam
pembuatan motif-motifnya.
"Keindahan dari eksotisme batik pendulum tetap membutuhkan tangan-tangan terampil dan kekuatan pengalaman estetis dari pembatik tersebut sehingga dengan kolaborasi teknik yang diampunya menghasilkan kreasi batik pendulum yang memberikan nilai estetis yang tinggi," lanjutnya.
Cara kerja batik Pendulum dimulai dengan pendulum dari beban yang digantung dari tali yang berayun bolak-balik. Pendulum biasa ada di dalam perangkat ketepatan waktu seperti metronom, jam bandul, seismometer dan alat pembakar dupa ayun dan umumnya digunakan untuk mengilustrasikan berbagai persoalan fisika yang kompleks.
Pendulum, lanjut Komar, yang digantung dari titik tetap sehingga dapat berayun bolak-balik di bawah pengaruh gravitasi. Pendulum
hanya terdiri dari beberapa komponen termasuk panjang tali atau kawat
baja halus, benang atau beberapa jenis berat dan titik tetap.
"Teori pendulum didasarkan pada hukum pertama Newton tentang gerak yang
menyatakan bahwa benda yang diam cenderung untuk tetap diam, dan benda
yang bergerak cenderung untuk tetap bergerak dengan kecepatan yang sama, dan dalam arah yang sama, kecuali ditindaklanjuti oleh kekuatan yang tidak seimbang," jelasnya.
Bagaimana cara kerja batik pendulum? Setelah pendulum dilepaskan, gaya
kelembamannya akan menyebabkan lilin panas mengalir bolak-balik
melintasi kain menciptakan spiral alami. Saat lilin panas terus
mengalir, berat pendulum dan juga percepatannya akan berubah, sehingga
spiral akan menjadi lebih kecil dan lebih kecil.
Pembatik harus jeli pada saat lilin panas yang berada dalam corong pendulum menuju dingin, maka harus segera dihentikan dan diganti atau ditambah dengan lilin panas. Hasilnya, goresan lilin panas yang mengalir dari corong pendulum dapat menggoreskan lilin yang tipis, tajam dan garis yang jelas.
"Bahan yang digunakan sama dengan yang digunakan pada produksi batik
pada umumnya, yaitu bahan serat alami berupa jenis cotton, silk, rayon,
viscose dan sebagainya. Pewarna sintetis dan pewarna alami sangat
memungkinkan untuk menambah keindahan baik pendulum. Jenis pewarna
naphtol, indigosol dan pewarna reaktif dapat dikombinasikan dengan
harmonis sesuai dengan keindahan batik yang ingin dikreasikannya," tandas Komar. (N-2)
MENYABUT Tahun Baru Imlek, HARRIS POP! Festival Citylink Bandung mengajak masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk merayakan momen spesial ini melalui Chinese New Year Dinner
Courtyard by Marriott Bandung Dago akan menggelar agenda bertajuk Chinese New Year’s Eve Dinner 2026 pada Senin, 16 Februari 2026 mendatang.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved