Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menargetkan 1 juta keluarga di wilayahnya akan mendapatkan program konversi gas ke listrik pada 2023. Program ini terus disosialisasikan melalui penggunaan kompor induksi kepada masyarakat.
Menurut Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya
Mineral Jawa Barat, Slamet Mulyanto, saat ini pihaknya telah mulai
melakukan program konversi bagi 53.000 keluarga sasaran yang tersebar di Bandung, Tasikmalaya, Bandung Barat, dan Garut.
"Untuk uji coba ada 53.000 yang akan dikonversi. Tahun depan akan dinaikkan menjadi 1 juta," kata Slamet saat menyosialisasikan kompor induksi, di Bandung, Jumat (19/8).
Program ini akan diprioritaskan bagi masyarakat tidak mampu atau
pemilik daya listrik 459 hingga 900 Ampere. Nantinya, mereka akan
diberikan fasilitas meteran secara terpisah untuk penggunaan kompor
listrik, sehingga penggunaanya terukur dan terpantau.
"Jangan sampai fasilitas sudah kami berikan, tapi masih menggunakan
kompor gas. Ini akan kami pantau terus penggunaannya," jelas dia.
Menurut Slamet, penggunaan kompor induksi sebagai upaya memaksimalkan
energi terbarukan. Saat ini pembangkit listrik telah banyak menggunakan energi air. Berbeda dengan energi fosil yang akan habis dan
cenderung mahal.
"Gas sekarang sangat mahal, jadi bagaimana kita gunakan energi domestik
yaitu listrik. Kita sangat over capacity. Kapasitas cadangan listrik
kita sampai 50%," kata dia.
Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Jabar, Rino Gumpar
Hutasoit, mengatakan, untuk menyosialisasikan program itu, pihaknya melakukan berbagai upaya. Di antaranya lomba masak nasi goreng menggunakan kompor induksi sebagai salah satu upaya mendorong penggunaan energi ramah lingkungan ke masyarakat.
"Semoga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menggunakan kompor listrik. Apalagi kompor listrik juga aman dalam penggunaannya," tandasnya. (N-2)
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat dan fasilitas umum bagi pemudik, tetapi juga sebagai pusat informasi jalur alternatif dan rawan bencana.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved