Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Kementerian Pertanian RI terus berupaya mewujudkan regenerasi petani serta melahirkan wirausaha milenial di sektor pertanian. Bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD), Kementan menciptakan wirausahawan milenial tangguh dan berkualitas melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS). Sekitar US$55,3 juta digelontorkan oleh IFAD bagi enam tahun program berjalan (2019-2025).
Kementan khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian sebagai leading fasilitator petani milenial sangat gencar melaksanakan Program YESS pada empat provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.
Hal itu sebagai upaya pengejawantahan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang memerintahkan untuk terus memfasilitasi generasi muda pertanian.
“Kementan akan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian. Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan," kata Mentan dalam berbagai kesempatan,.
Menurutnya, manfaatkan teknologi, Alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. "Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemi."
Sementara Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menjelaskan dua kunci utama untuk menyukseskan pelaksanaan Program YESS Kementan.
"Pertama, hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran program adalah pemuda yang harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir," kata Dedi, dalam keterangannya, Selasa (9/8)
Dalam upaya melihat potensi dan peluang pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur, maka Provincial Project Implementation Unit (PPIU) dari YESS Kalimantan Selatan (Kalsel) yaitu SMK-PP Negeri Banjarbaru mengajak enam Penerima Manfaat (PM) dari Kalimantan Selatan.
Mereka merupakan perwakilan dari Kabupaten Tanah Laut dua orang, Kabupaten Tanah Bumbu dua orang, dan Kabupaten Banjar dua orang.
Selama dua hari, terhitung sejak Jumat (5/8), keenam petani milenial dari Kalsel tersebut mengunjungi berbagai lokasi dari petani sukses di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Mereka adalah Agus Basuki selaku Duta Petani Andalan (DPA) Kalimantan Timur, dan Muhammad Kharul Huda selaku Duta Petani Milenial (DPM) di P4S Nasda.
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso, yang mendampingi rombongan menjelaskan bahwa tujuan kunjungan, untuk melihat secara langsung potensi pertanian Kaltim maupun Kalimantan secara keseluruhan yang kelak akan menjadi ibukota baru RI di IKN.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Basuki DPA Kaltim memberikan semangat dan motivasi kepada enam petani milenial Kalsel, sambil mengajak mereka melihat kebun miliknya sembari menjawab pertanyaan-pertanyaan dari peserta kunjungan.
"Harapan saya, dengan ada sharing seperti ini kelak ada jaringan, baik jaringan informasi maupun jaringan pemasaran yang kita manfaatkan bersama-sama dan tentunya teman-teman petani dari Kalsel," katanya.
Agus Basuki juga mengucapkan selamat karena mendapatkan Program YESS dari Kementan, yang diharapkan dapat mempercepat dan memacu perkembangan usaha pertanian kita, sehingga harapan kita akan berhasil sesuai tujuan Kementan," kata Agus dalam akhir kunjungan pertama tersebut.
Muhammad Khairul Huda selaku DPM juga meberikan ilmu dan peluang bisnis di sektor pertanian khususnya peluang yang belum terpenuhi di Kaltim, seraya mengajak melihat kebun milik Abdul Gushai Uzuludin yang memiliki 20.000 lubang tanam, dengan komoditas utama adalah selada hidroponik. (OL-13)
Baca Juga: Cadangan Beras Nasional Telah Terdistribusi Hingga 9,71 Juta Ton
Kementan berkomitmen dalam melakukan pendampingan regenerasi petani.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan, regenerasi petani merupakan salah satu fokus Kementan bagi keberlanjutan pembangunan pertanian.
Sistem pertanian saat ini harus beradaptasi dengan era 4.0, generasi milenial yang akrab dengan inovasi teknologi dalam era 4.0.
DIREKTUR Teknik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Indra Sjafri menunjuk Nova Arianto sebagai pelatih kepala timnas Indonesia U-16.
Program YESS mendukung regenerasi pada sektor pertanian melalui sejumlah kegiatan seperti pelatihan, pemagangan, hibah dan Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP).
Salah satu fokus utama kegiatan literasi keuangan adalah menangani permasalahan regenerasi petani dan peningkatan usaha di bidang pertanian.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved