Sabtu 23 Juli 2022, 08:55 WIB

Delegasi Belanda di DEWG G20 Takjub dan akan Promosikan Labuan Bajo

Muhamad Fauzi | Nusantara
Delegasi Belanda di DEWG G20 Takjub dan akan Promosikan Labuan Bajo

dok.ant
Sejumlah delegasi berbincang disela waktu istirahat saat mengikuti Pertemuan Ketiga Digital Economy Working Group (DEWG) di Labuan Bajo, NTT

 

DELEGASI asal Belanda memuji Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi lokasi Pertemuan Ketiga Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau 3rd Meeting Digital Economy Working Group (DEWG) G20 karena memiliki kuliner dan budaya yang unik serta pemandangan alam yang indah.

"Labuan Bajo memiliki atmosfer unik dan mengesankan yang mendukung penyelenggaraan DEWG G20. Sehingga, membuat para delegasi nyaman mengikuti pembahasan agenda hingga akhir pertemuan," kata Delegasi Belanda Bart Van Horck dikutip dari siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sabtu (23/7).

Menurut Van Horck, Indonesia bisa memformulasikan berbagai sektor dari mulai kuliner, budaya, hingga pariwisata dalam satu kearifan lokal (local widom) di NTT, khususnya sebagai tempat pelaksanaan pertemuan DEWG ketiga.

Ia pun melihat sendiri bagaimana kearifan lokal sudah ditampilkan sejak kedatangan delegasi. Mulai dari pembukaan, hingga pelaksanaan agenda sidang. Dirinya berharap hingga selesai pertemuan nanti, masih akan disajikan banyak keunikan dan keragaman budaya Indonesia.

"Kegiatan dibuka dengan lagu yang diiringi oleh alat musik Sasando khas dari NTT. Unik sekali. Kami sangat menikmati," ujarnya.

Menurut Van Horck, sajian kuliner atau makanan khas Indonesia membuat dirinya dan delegasi lain bisa merasakan cita rasa yang berbeda. Hal ini diakuinya menjadi pengalaman yang tidak akan ia lupakan.

"Ada kue gambus, kopi tuk, sampai makanan laut segar dengan olahan bumbu khas NTT, itu perpaduan yang sangat indah, menjadi spesial di DEWG G20," katanya lagi.

Van Horck dan rekannya Inggrid Zondervan juga mengaku ketagihan dengan cita rasa kopi tuk khas Manggarai Barat.

Bart Van Horck pun berjanji akan merekomendasikan Labuan Bajo, kepada seluruh teman sejawatnya di Belanda sebagai tujuan wisata saat liburan.

Pertemuan ketiga DEWG yang digelar pada 20-22 Juli 2022 itu, dihadiri 20 delegasi negara-negara G20. Sebanyak delegasi 17 negara hadir secara fisik di Hotel Meruorah dan 3 delegasi menghadiri secara virtual.

Hadir pula dua negara undangan serta tiga organisasi internasional, yakni International Telecommunication Union (ITU), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).

Hadir juga perwakilan kampus perguruan tinggi nasional, yakni Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Pembukaan Pertemuan DEWG G20 di Labuan Bajo, NTT

Baca Juga: Menparekraf: SDM Pariwisata di Labuan Bajo Perlu Ditingkatkan

Baca Juga

MI/Denny S

Indeks Pembangunan Manusia Kalsel Dikalim Meningkat Terus

👤Denny Susanto 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 08:45 WIB
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengklaim capaian indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah tersebut terus...
Metrotv/Fransikus Gerardus

Kapolres Flotim Bagikan Bendera Merah Putih Serta Sembako di Desa Terpencil 

👤Fransikus Gerardus 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 08:00 WIB
Bakti sosial itu digelar setelah menempuh perjalanan yang berat ke sebuah desa terpencil yang ada di Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten...
Ant/Ernes Broning Kakisina

Pemkot Sorong Resmikan Stadion Mini Berstandar internasional

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 07:34 WIB
WALI Kota Sorong Lambert Jitmau, Senin, meresmikan stadion sepakbola mini dengan desain lapangan berstandar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya