Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memerintahkan kepada seluruh kepala daerah di Tanah Air untuk menyulap lahan-lahan kosong menjadi area pertanian atau perkebunan.
Ia tidak ingin ada bidang tanah, walau sekecil apapun, dibiarkan terlantar begitu saja.
"Manfaatkan lahan-lahan yang sekecil apapun untuk menanam, untuk berproduksi kebutuhan pangan sehari-hari. Jangan sampai ada lahan kosong," tegas Jokowi dalam Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional di Medan, Sumatra Utara, Kamis (7/7).
Jika program tersebut bisa dijalankan dan memberi hasil optimal, kepala negara meyakini Indonesia akan bisa terlepas dari ancaman krisis pangan.
Indonesia akan memiliki ketahanan untuk bisa memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangan dari negeri sendiri.
"Untungnya kita ini, alhamdulillah, petani masih berporudksi beras. Sampai saat ini harganya belum naik, moga-moga tidak naik karena stoknya selalu ada," ujar mantan Wali Kota Solo itu (OL-8)
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved