Jumat 01 Juli 2022, 18:51 WIB

Danone dan Pemkot Yogyakarta Luncurkan PAUD Generasi Maju

mediaindonesia.com | Nusantara
Danone dan Pemkot Yogyakarta Luncurkan PAUD Generasi Maju

Ist
Danone Indonesia Luncurkan Kembali PAUD Generasi Maju di Taman Pintar dan Sosialisasi Program Isi Piringku di Yogyakarta, Jumat (1/7).

 

PANDEMI covid-19 yang dihadapi lebih dari 2 tahun tentunya membawa dampak pada kualitas hidup anak-anak, termasuk dalam pemenuhan nutrisi dan kebutuhan stimulasi untuk tumbuh kembangnya.

Padahal anak-anak yang memiliki kualitas hidup yang baik berpotensi besar menjadi generasi maju yang dapat membawa kemajuan bagi lingkungannya.

Karena itu, diperlukan kerja sama berbagai pihak dari segala aspek termasuk dalam hal edukasi agar dampak tidak terjadi berkelanjutan.

Sehubungan dengan hal itu, dalam momentum perayaan Hari Keluarga Nasional, Danone Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Yogyakarta meluncurkan kembali PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Generasi Maju di Taman Pintar dan juga penandatangan kerja sama, sekaligus kick off sosialisasi Isi Piringku Yogyakarta pada Jumat (1/7).

Dalam sambutannya, Penjabat Walikota Yogyakarta Sumadi menyampaikan, “Kami menyadari arti pentingpembanguna ngenerasi di mulai sejak dini, untukitu kami menyiapkan kabupaten-kabupaten layak anak yang aman, tenteram, dan nyaman untuk mendukung perkembangan anak."

Baca juga: Wujudkan Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas di Era Pasca-Pandemi

"Pemerintah Kota Yogyakarta sangat mengapresiasi kontribusi Danone Indonesia dalam mendukung pemerintah untuk membawa kesehatan kepada masyarakat melalui program-program pemenuhan nutrisi dan kegiatan edukasi, salah satunya dengan mendukung sarana dan prasarana edukasi Zona PAUD di Taman Pintar," jelas

"Hal ini sejalan dengan program kami yaitu untuk memajukan pendidikan dan kesehatan khususnya anak-anak usia dini. Kami berharap wahana ini dapat melengkapi upaya pemerintah dalam menyiapkan ruang publik yang mendukung tumbuh kembang anak,” kata Sumadi.

Sejak 2006, Danone Indonesia telah menjadi bagian dari pendukung sarana edukasi di area Taman Pintar.

Tahun 2022, Danone Indonesia membantu proses renovasi dan pembaruan alat peraga interaktif dengan mengangkat nilai kesehatan dan kelestarian lingkungan yang terbagi menjadi dua lokasi yaitu PAUD Timur dan Barat.

Ketua Pokja Ibu PAUD Yogyakarta, Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X mengatakan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dukungan tumbuh kembangnya.

"Untuk itu, anak memerlukan pendidikan, pengasuhan, gizi, kesehatan, dan perlindungan secara optimal," jelasnya.

"Saya mewakili pegiat PAUD di DIY sangat mengapresiasi inisiatif Danone Indonesia yang terus melakukan upaya penanganan stunting dengan cara komprehensif baik melalui pemberian sarana atau fasilitas stimulasi anak maupun dukungan dalam bentuk edukasi yang juga terkait dengan pemenuhan nutrisi seimbang seperti melalui kampanye Isi Piringku,” papar Gusti Kanjeng Bendara.

Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo menegaskan, “Sejalan dengan visi Danone Indonesia “One Planet One Health”, Danone percaya bahwa kesehatan manusia dan kesehatan planet saling berkaitan."

"Mempersiapkan pendidikan yang baik bagi anak sejak usia dini merupakan fondasi untuk mempersiapkan generasi maju di masa depan. Penanaman cinta lingkungan dan pemahaman pentingnya gizi dan kesehatan baik dilakukan sejak dini," jelasnya.

"Untuk itu, selain menghadirkan PAUD Generasi Maju yang menerapkan interactive learning, kami juga giat mensosialisasikan kampanye “Isi Piringku” dengan bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai mitra," kata Karyanto.

"Di Yogyakarta, kami bermitra dengan  Yayasan Pendidikan Integral Satu Bumi (One Earth) untuk mendukung pemerintah, salah satunya dalam upaya penurunan angka stunting,” tambahnya.

Sementara dari sisi psikologi klinis anak, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si memaparkan bahwa selama pandemi, anak ikut menjalani pembatasan sosial sehingga mayoritas waktunya hanya berinteraksi dengan orang-orang terdekat dan banyak terpapar audio visual electronic devices secara berlebihan.

"Apabila tidak mendapat intervensi dan stimulasi yang tepat, hal ini dapat mempengaruhi perkembangan anak anak secara keseluruhan (meliputi aspek perkembangan kognitif, emosi, sosial, motorik, bahasa dan pembentukan karakter)," katanya.

"Dan akan dapat berpengaruh pula pada kesehatan mentalnya. Keluarga perlu aktif-kreatif memberikan stimulasi yang komprehensif  agar anak tidak kehilangan semangat bereksplorasi," jelas Indria. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok BPNB Aceh

Potensi Warisan Budaya Tak Benda di Kabupaten Nias Barat Cukup Besar

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 20:16 WIB
Usulan warisan budaya Nias yang akan ditetapkan tahun 2023 adalah Famasao Ono Nihalö, Fondrakö, Famözi Göndra,...
dok.Ant

Peringati HUT ke 77 RI: Pengibaran Bendera Di Bawah Laut Cirebon

👤Nurul Hidayah 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 20:15 WIB
PERINGATI HUT ke 77 Kemerdekaan Repubik Indonesia (RI), pengibaran bendera merah putih dilakukan di bawah laut Cirebon, Jawa...
ANTARA

Bocah Asal Ende Meninggal Dunia di RSUD Maumere Karena Rabies

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 20:10 WIB
SEORANG bocah asal Watuneso, Kabupaten Ende, NTT, meninggal dunia akibat rabies di RSUD dr. TC Hillers Maumere, Sikka, Selasa (16/8) malam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya