Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai rawit merah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, sempat menyentuh Rp100 ribu per kilogram. Namun, kini harganya turun di kisaran Rp90 ribu per kg.
Kepala Seksi Pengawasan Barang Strategis Dinas Koperasi Usaha Kecil Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Mohammad Rifki menjelaskan harga berbagai komoditas, terutama sayuran, terpantau masih mengalami fluktuasi. Kondisi tersebut dipicu berkurangnya pasokan diduga akibat dampak cuaca.
"Salah satunya pada komoditas cabai. Seperti cabai rawit merah, pada Minggu (19/6), harganya sudah tembus Rp100 ribu per kilogram. Tapi pada Senin (20/6), harganya turun lagi jadi Rp90 ribu. Saat ini, harganya belum berubah, masih Rp90 ribu," terang Rifki.
Ia menuturkan, mayoritas komoditas cabai harganya mulai berangsur turun. Selain cabai rawit merah, yang terpantau turun yaitu cabai merah besar TW yang semula Rp78 ribu jadi Rp74 ribu per kg, cabai merah besar lokal semula Rp80 ribu jadi Rp75 ribu per kg, kemudian cabai merah keriting yang semula Rp70 ribu turun jadi Rp68 ribu per kg, dan cabai rawit hijau dari Rp80 ribu menjadi Rp74 ribu per kg.
Komoditas sayuran yang juga ikut turun harganya yakni tomat kecil dari Rp18 ribu menjadi Rp16 ribu per kg dan tomat besar dari Rp24 ribu menjadi Rp18 ribu per kg.
"Untuk komoditas lain yang harganya juga turun yaitu telor ayam. Harganya sekarang Rp28 ribu dari sebelumnya Rp29 ribu per kg. Untuk hari ini, harganya tidak ada perubahan," tutur Rifki.
Rifki menuturkan berfluktuasinya harga berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat faktor utamanya kemungkinan disebabkan kondisi cuaca. Pasalnya, di berbagai daerah lain pun, harga berbagai komoditas sayuran rata-rata naik.
"Bukan hanya di Kota Sukabumi, di daerah lain pun kondisinya hampir sama. Rata-rata harga sayuran yang terpantau naik," ungkapnya. (OL-15)
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kepuh, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, harga cabai merah kini sudah mencapai Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram tergantung jenis
DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto menyatakan bahwa kenaikan harga cabai rawit merah karena faktor kekeringan.
Permintaan cabai rawit ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meningkat menyusul dibangunnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
KIAN mendekatnya hari raya Idul Fitri 2024 harga semua komoditas cabai di seluruh pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), hari ini kian melambung tinggi.
Harga bahan pokok di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), meroket. Selain beras, harga cabai, bawang, tomat, dan mentimun melambung tinggi.
Sampai hari ini harga beras dan bahan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, harga beras dan bahan pokok masih tinggi. Bahkan harga beras premium masih menyentuh Rp18 ribu.
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWANÂ Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved