Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Surabaya khususnya yang tinggal di bibir pantai untuk waspada. Puncak banjir rob diperkirakan pada 15 Juni 2022.
"Puncak banjir rob terjadi pada tanggal 15 Juni. Dengan ketinggian di level 160 dari rata-rata muka laut. Kondisi ini akan menyebabkan terjadinya genangan di wilayah pesisir Jawa yang bisa mencapai 30-40 cm," kata Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Fajar di Surabaya, Selasa (14/6).
Menurut Fajar, banjir rob itu juga menyebabkan aliran sungai ke laut menjadi terhambat. Terlebih, kondisi tersebut diperparah dengan adanya fenomena La Nina. Hambatan aliran sungai itu menyebabkan beberapa wilayah Selatan dan Timur Kota Surabaya terjadi banjir pada Senin (13/6). Selain akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.
"Kondisi air laut pada bulan ini juga masih hangat. Hujan akan sering terjadi meskipun intensitasnya ringan hingga sedang jika di daratan," kata Fajar.
Kondisi hujan di musim kemarau dipengaruhi oleh fenomena La Nina. Dirinya memprediksi hingga akhir tahun mendatang meskipun memasuki musim kemarau akan sering terjadi hujan. Kendati demikian, yang perlu diketahui masyarakat bahwa La Nina merupakan fenomena global yang tidak hanya dialami oleh masyarakat di Pulau Jawa saja.
Baca juga: Sejumlah Pesisir Jatim Terancam Banjir Rob
Fenomena La Nina, menurut analisa dari BMKG Maritim Tanjung Perak, akan lebih intens melanda wilayah Indonesia di bagian Tengah dan Timur. Oleh sebab itu, pihak BMKG Maritim Tanjung Perak mengimbau kepada masyarakat terutama yang tinggal di pesisir agar lebih meningkatkan kewaspadaan.
"Saat ini suplai uap air di wilayah Indonesia masih banyak, sehingga hujan bakal sering terjadi. Juga, karena menguapnya Angin Timuran bisa menyebabkan angin kencang dan gelombang pasang bakal mengalami peningkatan," ujar Fajar.(OL-5)
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Pada Minggu (4/1), kapal Dumai Line yang sedang melayani rute Dumai-Batam diterjang ombak tinggi dan angin kencang, menciptakan suasana mencekam di antara penumpang.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Anisa S, berdasarkan hasil analisis data pasang surut air laut.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki periode menuju puncak musim hujan.
Laut Pasifik Utara mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah. Para ilmuwan bingung mencari penyebab utama gelombang panas laut misterius ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved