Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA sejumlah komiditas pertanian di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Gresik, Jatim, melambung. Kenaikkan yang mencapai 100 persen terjadi pada cabai dan tomat.
Kondisi tersebut membuat masyarakat resah. Terlebih ke akan harga bahan pangan ini bersamaan dengan tahun ajaran baru. "Harga kebutuhan naik lagi," keluh Munjidah, warga Kecamatan Panceng, Senin (6/6).
Kenaikan harga ini, lanjut dia, sangat mengherankan karena terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri. "Jika hari besar pantas. Tapi, ini tidak ada apa-apa harga kebutuhan kok naik lagi," ungkapnya.
Menurut dia, hampir semua bahan kebutuhan mengalami kenaikkan. Antara lain, tepung, gula, minyak, hingga air dalam kemasan galon maupun botol. Barang-barang itu naik berkusar antara Rp1.000-2.000 per kg.
Holifah, pedagang bumbu dapur di Pasar Panceng mengakui, harga bahan pangan dan bumbu dapur mengalami kenaikan hingga 100 persen. "Cabai rawit yang biasanya cuma Rp30 ribu per kg kini, naik menjadi Rp60 ribu per kg," jelasnya.
Begitu juga dengan tomat yang semula seharga Rp6 ribu kini naik jadi Rp15 ribu per kg. Juga bawang merah naik yang semula Rp 32 ribu kini naik menjadi Rp 48 ribu per kg.
Bawang putih yang semula seharga Rp30 ribu kini naik menjadi Rp40 ribu. "Kita juga binggung tidak ada apa-apa kok harga naik semua," pungkasnya. (OL-15)
Sejumlah pedagang mengaku kenaikan itu terjadi akibat pasokan dari luar daerah berkurang karena cuaca ekstrem
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pasokan pangan di Kabupaten Kulon Progo berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai dan bawang merah.
Periode libur akhir tahun kerap disertai kenaikan permintaan dan potensi gejolak harga kebutuhan pokok, sehingga upaya stabilisasi perlu dilakukan lebih awal.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
Peran negara tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik seperti jalan tol dan bandara, melainkan harus mendorong transformasi ekonomi produktif.
Kenaikan kebutuhan paling signifikan tercatat pada komoditas telur ayam sebesar 7,50%, disusul daging sapi dan kerbau sebesar 3,57.
BPDP Kementerian Keuangan fokus melaksanakan program peremajaan perkebunan kakao dengan target 5.000 hektare secara nasional pada 2026.
Momentum AOE 2026 menjadi ajang forum bisnis yang mempertemukan calon pembeli (buyer) dan investor.
Penyumbang inflasi tertinggi adalah awang merah 0,04 persen, telur ayam 0,03 persen. Karena itu, Pemprov Jatim menggelar pasar murah untuk menurunkan harga telur dan bawang merah.
Upaya memperkuat sistem komoditas berkelanjutan di Indonesia terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas lanskap yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan sektor swasta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved