Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pansus DPRD Dogiyai Simon Petrus Pekei meminta Kapolri dan Kapolda Papua untuk menaati aturan soal rencana pembentukan Polres di Kabupaten Dogiyai. Menurut Simon, pembentukan Polres baru di sebuah tempat harus merujuk aturan yang dibuat Polri sendiri dalam hal ini Peraturan Polri Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pembentukan dan Perubahan Tipe Kesatuan Kewilayahan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Kalau kita cermati prosesnya, kami menilai ada pemaksaan untuk membentuk Polres baru di Kabupaten Dogiyai. Lebih dari itu pimpinan Polri baik di daerah maupun pusat menabrak aturan yang mereka buat sendiri. Dogiyai itu belum ada kelayakan untuk terbentuknya sebuah Polres baru. Dari sisi wilayah atau jumlah penduduk, dinamika keamanan, rasanya masih tepat ditangani oleh dua Polsek yang saat ini ada di Dogiyai dengan koordinasi Polres Nabire,” ungkap Simon dalam keterangannya kepada Media Indonesia, di Jakarta, Minggu (29/5).
Dijelaskan Simon, pembentukan Polres Dogiyai sejak awal tidak melalui rencana yang transparan antara Polri, Pemerintah Daerah, DPRD, Dewan Adat dan tokoh-tokoh masyarakat serta tokoh agama. Padahal kata dia, salah satu poin penting pada Pasal 3 Peraturan Polri No 4 Tahun 2018 adalah transparansi dengan mempertimbangkan pendapat dan saran baik dari internal Polri maupun eksternal.
“Bukan hanya itu ada juga aspek proporsional, artinya antara kebutuhan yang ada dengan situasi setempat tampaknya tidak tepat. Hadirnya Polres di Dogiyai justru tidak efektif dan efisien. Tidak ada juga perkembangan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang meningkat; dan ini yang paling penting, selama ini tidak ada tuntutan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan kepolisian. Jadi belum saatnya ada Polres di Dogiyai,” jelas Simon.
Bukan hanya itu, dalam Peraturan Polri tersebut sambung Simon, terbentuknya Polres baru di suatu tempat mengandaikan tersedianya lahan untuk kantor, rumah dinas atau asrama, fasilitas umum dan sosial sesuai dengan kebutuhan berdasarkan hasil penilaian tim studi kelayakan.
Baca juga : Datangi Warga hingga Terpusat, Cara BIN Capai Target Dosis Booster di Banten
Secara spesifik, terkait lahan untuk kantor, pengadaannya dapat berasal dari APBN atau hibah pemerintah daerah, instansi lain, swasta dan atau masyarakat dengan alas hak yang sah.
“Dan ini persis persoalan di Dogiyai hari ini, yaitu masyarakat tidak memberikan lahan. Apakah ada lahan Pemda? Juga tidak ada. Karena masyarakat hanya memberikan hibah pada pemerintah untuk Kantor Bupati dan Kantor DPRD saja. Satu sentimeter pun tidak ada tanah yang diberikan oleh fungsionaris adat kepada Polri untuk pembentukan Polres tersebut. Jadi kalau lahan tidak ada, lantas mau buat di mana? Polri harusnya taat aturan sehingga tidak dianggap seakan-akan ada kepentingan lain untuk membuat Polres di sana,” tegasnya.
Simon berharap, dalam kunjungan tim Pansus DPRD Dogiyai selama di Jakarta, baik pertemuan dengan Pimpinan Polri, Kompolnas, Komisi III DPR RI, DPD RI bisa memberikan informasi yang utuh sehingga rencana pembentukan Polres ini bisa ditinjau kembali.
“Setidaknya, perlu mendengar aspirasi masyarakat langsung. Karena Polisi ini kan hadir sebagai pengayom masyarakat. Jadi pendekatannya harus bottom-up, bukan dari atas dipaksakan ke masyarakat. Dan lebih penting kami ingatkan Kapolda dan Kapolri agar taati saja aturan yang sudah dibuat Polri sendiri," pungkas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Dogiyai tersebut. (OL-7)
Komisaris Besar Polisi Sumarni, yang merupakan istri dari Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu, kini resmi menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Pelaku mendatangi rumah korban dan menawarkan program investasi bank bernama Get Reward.
Korlantas Polri merilis daftar Polres di seluruh Indonesia yang mulai 1 Desember 2025 melayani penerbitan dan perpanjangan surat izin mengemudi atau SIM digital SINAR
Warga agar lebih waspada terhadap potensi kejahatan dan peristiwa keamanan lainnya seperti aksi tawur, penyalahgunaan narkoba, dan insiden kebakaran.
Pembangunan pelabuhan KCN masih berlangsung secara bertahap dan ditargetkan rampung pada 2026.
ANALIS Politik dan Isu Intelijen, Boni Hargens mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak usulan penempatan Polri di bawah kementerian.
DUKUNGAN terhadap sikap Kapolri yang menolak usulan penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian mengalir.
WACANA Polri ditempatkan di bawah kementerian kembali mengemuka.
KOMITE Percepatan Reformasi Polri tetap menghendaki agar struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada langsung di bawah presiden.
Aiptu Ikhwan dan Serda Heri Purnomo yang diduga memfitnah dan menganiaya penjual es gabus, Sudrajat harus diproses hukum.
KEPALA Dinas Penerangan TNI AD menyatakan bahwa kasus viral penjual es kue yang diduga menggunakan bahan spons atau gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan kesalahpahaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved