Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, merasa kecolongan dengan penemuan lima sapi yang terindikasi terkena wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dari Purwakarta. Saat ini sapi tersebut sudah dikarantina dan diobati.
"Kami merasa kecolongan kedatangan sapi positif PMK. Awalnya jumlah sapi yang masuk tersebut ada 10 ekor ke peternakan di Daerah Babakan Ciparay Kota Bandung pada Selasa (24/5). Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata lima ekornya positif PMK," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar di Bandung, Rabu (25/5).
Menurut Gin Gin, sekarang lima sapi itu masih ada di peternakan Babakan Ciparay dan sedang diisolasi. Info terbaru, kelima sapi sudah mulai menunjukkan gejala membaik, seperti nafsu makan meningkat dan air liurnya juga sudah tidak terlalu banyak.
Untuk mengantisipasi penyebaran PMK semakin luas, DKPP Kota Bandung akan terus melakukan pengawasan lebih ketat. Pihaknya pun membuat satuan tugas (satgas) yang akan dibentuk untuk menjaga lalu lintas hewan di Kota Bandung.
"Kota Bandung sangat riskan karena dikelilingi zona merah. Ada 13 daerah di Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang menjadi zona merah PM, seperti Cianjur, Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, dan Garut," ucapnya. Bahkan Garut, kata Gin Gin, mengeluarkan status kejadian luar biasa (KLB).
Sebelumnya DKPP Kota Bandung melarang para peternak menerima hewan tanpa SKKH dan sebaiknya menghabiskan stok yang ada dulu. "Namun secara diam-diam mereka menerima sapi dari Purwakarta sekitar pukul 01.30 WIB. Akibatnya ya seperti sekarang. Khawatirnya ini akan menyebar ke hewan-hewan yang sehat. Jadi tolong para peternak jangan dulu menambah hewannya. Habiskan dulu stok yang ada," pintanya.
Jika para pengirim dan peternak tidak bisa menunjukkan bebas PMK, lanjut Gin Gin, hewan-hewan tersebut harus ditolak masuk Kota Bandung. Hingga saat ini sudah ada tiga kendaraan yang membawa sapi dari zona merah Lumajang dan Sumedang yang ditolak, karena tidak menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Satu truk itu mengangkut 12-16 sapi.
Baca juga: Harga Pupuk Nonsubsidi Melejit, Petani Sawit Babel Menjerit
Kepala Bidang Keamanan Pangan DKPP Kota Bandung, drh. Ermariah, menjelaskan masa inkubasi virus PMK ini sampai 14 hari. Setelah itu, hewan akan membentuk antibodinya sendiri untuk melawan penyakit ini, tetapi hanya bertahan empat bulan. Meski begitu, antibodi ini lama-lama akan menurun terus. Kerugian yang banyak juga dari segi ekonomi kalau sapi perah kena PMK, produksi susunya bisa turun 90%. Untuk sapi potong, berat badannya juga turun drastis. Belum lagi kalau sampai mati tentu peternak akan mengalami kerugian.
"Untuk menangani kasus PMK, kami terus melaksanakan proses disinfektan dan pemberian vitamin kepada semua hewan. Baik yang positif atau negatif, kami disinfektan badan, kaki, dan kandangnya. Vitamin juga terus kita berikan untuk menjaga imunitas dan nafsu makan hewan," ungkapnya. (OL-14)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Emilia Achmadi, seorang ahli Gizi Olahraga yang merupakan lulusan Universitas Oklahoma, mengungkapkan bahwa kualitas daging sapi lokal dan impor dapat berbeda.
pengorbanan juga bisa dilakukan di lingkup yang paling kecil mulai dari level keluarga bahkan hingga rela berkorban demi bangsa dan negara.
Stok hewan kurban di Sulsel sangat mencukupi tahun ini, dengan ketersediaan sapi, kerbau, dan kambing jauh melebihi kebutuhan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved