Rabu 11 Mei 2022, 11:15 WIB

Ramuan Ajaib Peternak Sidoarjo ini Ampuh Sembuhkan Penyakit Mulut dan Kuku

Yohanes Heri Susetyo, Narendra Wisnu Karisma (SB) | Nusantara
 

PETERNAK asal Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur berhasil menyembuhkan puluhan ekor sapi dari penyakit mulut dan kuku (PKM) berbekal jamu herbal. Ia juga memanfaatkan formalin untuk disemprot ke bagian kaki sapi. 

Mustofa, seorang peternak sapi di Desa Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo ini memanfaatkan kunyit, telur dan gula merah sebagai ramuan herbal. "Kunyit saya campur air kemudian dijus lalu dicampur dengan gula jawa dan telur. Rutin saya suapi itu setiap hari, alhamdulillah membaik," ucap Mustofa, Rabu (11/5/2022).

Peternak berusia 51 tahun itu sempat stres karena puluhan ekor sapinya, tiba-tiba lemas, tidak mau makan dan minum serta tak sanggup berdiri. Suhu badan meninggi. Dari mulut sapi keluar busa seperti keracunan. Kuku sapi bernanah sampai berdarah bahkan mengeluarkan bau tidak sedap.

Setelah mengetahui hampir seluruh ternak Mustofa terkena wabah PMK, ia mencoba menggunakan ramuan herbal. Berbekal pengalaman memelihara sapi dari kecil, ia dengan tekun mengobati puluhan sapinya meski dilakoni hingga larut malam.

"Bahkan sampai saya paksa kasih makan, saya suapi sapinya. Saya di kandang sampai jam dua dini hari untuk kasih makan sapi," imbuhnya.

Untuk mengatasi kuku sapi yang sakit, Mustofa menyemprotkan cairan formalin ke kaki sapi. Cairan tersebut cepat menyembuhkan dan membuat luka di kaki sapi cepat kering.

"Logikanya zat dari formalin mampu mencegah bakteri yang mengakibatkan daging membusuk. Akhirnya saya coba ternyata berhasil. Sapi saya bisa berdiri lagi, lukanya cepat kering, sekarang tahap pemulihan," ucapnya.

Mustofa semula memiliki 50 ekor sapi. Setelah terserang wabah PMK sejak akhir bulan puasa, ternak sapinya tinggal 30 ekor. Beberapa ada yang sengaja dijual dengan harga murah dalam kondisi sakit.

Kisah suksesnya ini sudah ia ceritakan kepada para peternak lain di desanya. Ada sekitar 15 peternak sapi di wilayah Desa Gagang Kepuhsari.

Sebagai informasi, di Wilayah Sidoarjo sudah ada 800-an ekor sapi yang terkonfirmasi penyakit mulut dan kuku. Belasan lebih sapi mati. Seperti peternak lainnya, Mustofa berharap dinas terkait memberikan vaksin agar ternak mereka tidak terkena penyakit mematikan ini. (Ren/A-3)

Baca Juga

ANTARA

PTM 100% Di Bandung Barat Dimulai Pekan Depan

👤Depi Gunawan 🕔Kamis 26 Mei 2022, 18:22 WIB
SEMUA tingkatan sekolah di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen mulai pekan...
Antara/Mohamad Hamzah.

Warga Palu Keluhkan Harga Minyak Goreng Curah

👤M Taufan SP Bustan 🕔Kamis 26 Mei 2022, 18:20 WIB
Pedagang minyak goreng curah, Muhlas Ladi, menambahkan harga minyak goreng curah mahal karena modal pembelian mereka sebagai pengecer juga...
ist

Masyarakat Mojokerto Deklarasi Dukung Erick-Khofifah Maju Pilpres 2024

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 18:20 WIB
Relawan Berkah Mojokerto mendeklarasikan dukungan untuk Menteri BUMN RI Erick Thohir dan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya