Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI libur Lebaran telah berakhir, pemudik masih terlihat melintasi Jalur Pantai Utara (Pantura) Indramayu, Jawa Barat, menuju Jabodetabek pada Senin.
Masirun, misalnya, salah seorang pemudik dari Cilacap yang hendak menuju ke Cikarang itu bahkan rela mengambil cuti tambahan demi tidak terjebak macet di masa arus balik.
Baca juga: Arus Balik di Malang Didomonasi Tujuan Jakarta
"Saya ambil cuti. Kalau ngikutin libur dari pemerintah kan Senin masuk, itu arus baliknya macet parah. Jadi ambil cuti sendiri pribadi untuk menghindari macet itu," kata Masirun saat diwawancarai ANTARA di SPBU Jalan Raya Eretan Parean, Indramayu.
"Karena posisinya menghindari yang macet dan (jalanan) padat. Selain itu sebelumnya masih ada urusan keluarga juga," ujar Trisdianto.
Selain Masirun dan Trisdianto, Doni yang merupakan pemudik dari Kendal menuju Bogor juga menyampaikan hal serupa.
"Saya kerja sambil kuliah, dan besok udah mulai kuliah. Baru berangkat hari ini karena macet juga kemarin kan, jadi memutuskan sekarang aja deh," kata Doni.
Diketahui, puncak arus balik di Jalur Pantura terjadi pada Minggu, (8/5), sehingga volume kendaraan yang melintas pada hari ini sudah melandai.
Sebelumnya, Kapolsek Losarang Indramayu Kompol H. Mashudi mengatakan bahwa jika dibandingkan dengan data arus mudik sebelum Lebaran, saat ini sudah 90 persen pemudik kembali ke Jabodetabek melalui Jalur Pantura Indramayu. Sehingga, arus balik ke arah tersebut diprediksi tinggal 10 persen.
"Sampai sekarang, kita prediksi arus balik tinggal 10 persen, tinggal sisanya saja. Namun demikian, kepolisian tetap meningkatkan kegiatan untuk mengantisipasi saudara-saudara yang masih dalam perjalanan balik ke arah Jabodetabek," katanya. (Ant/OL-6)
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat sejumlah pencapaian sektor aviasi selama periode angkutan Lebaran 13-29 Maret 2026.
PGN menilai kendaraan berbasis CNG menjadi alternatif energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan, khususnya di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik.
Terhitung sejak 11-25 Maret 2026 atau H-10 sampai H+4 Lebaran 2026, total volume lalu lintas mencapai 2.875.280 kendaraan.
Fatalitas kecelakaan Lebaran 2026 turun 28%, namun kecelakaan motor dan kelelahan pengemudi masih jadi ancaman utama di arus mudik-balik.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi pada 24 Maret 2026.
Hingga 30 Maret 2026, total penumpang arus balik periode 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 277.549 orang.
DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat melaporkan adanya penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Pada arus balik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 18.753 penumpang tiba di Stasiun Pasar Senen pada Minggu sore (29/3).
Volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+7 Idulfitri 1447H/2026 atau Sabtu, 28 Maret 2026 mencapai 212.138 kendaraan.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan per 29 Maret 2026, penjualan tiket untuk periode arus balik yaitu 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 268.746 tiket.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 28 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat 111.589 penumpang menyeberang dari Sumatra ke Jawa, turun 11%
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved