Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGHADAPI musim arus mudik-balik Lebaran 2022, Dinas Bina Marga Jawa Tengah menyiapkan tim satuan tugas (satgas) penambal jalan berlubang. Tujuannya untuk memberi kelancaran dan keamanan bagi pemudik.
Hal itu disampaikan Kepala Pejabat Pembuat Komitmen 1.1, Binamarga Jawa
Tengah, Wisnu Herlambang menanggapi kesiapan arus mudik yang biasanya mulai ramai pada H-7 Lebaran.
Wisnu menuturkan ruas jalan Pantura memasuki Jawa Tengah dari mulai
Losari hingga Pemalang, menjadi jalur mudik utama khususnya bagi kendaraan roda dua dari arah Jakarta dan kota-kota lain di Jawa Barat setelah jalan tol bagi kendaraan mobil pribadi.
"Cuaca yang masih sering turun hujan membuat jalan pantura berisiko
mengalami kerusakan karena aspal mengelupas hingga menyebabkan berlubang. Untuk mengantisipasinya kita menyiapkan satgas tambal jalan berlubang yang patroli 24 jam," ujar Wisnu, Jumat (22/4).
Wisnu menyebut untuk perbaikan jalan sesuai dengan instruksi semua
pekerjaan perbaikan mulai dihentikan mulai h-10 Lebaran dan akan kembali dilanjutkan setelah Lebaran.
"Yang disiapkan hanyalah tim satgas jalur mudik untuk melakukan
penambalan jalan jika mendadak ada yang aspalnya mengelupas dan berlubang. Masih turun hujan, sehingga airnya bisa cepat merusak badan jalan," jelasnya.
Secara umum jalan Pantura dari mulai Losari (perbatasan Jateng-Jabar) Kabupaten Brebes hingga Kabupaten Tegal dan Pemalang, sudah siap untuk dilalui arus mudik. (N-2)
Peristiwa longsor tersebut menyebabkan kirmir atau turap pembatas jalan roboh dan memicu penggerusan tanah.
AKSES jalan penghubung dari Kabupaten Tapanuli Utara menuju Kota Sibolga, Sumatra Utara, masih terputus hingga Rabu (24/12). Perbaikan tetap dilanjutkan meski dalam suasana perayaan Natal.
Perbaikan jalan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga, baik di bidang pertanian, UMKM, hingga kepariwisataan.
Pemprov Sulsel siapkan Rp522 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan di Wajo tahun 2025, guna membuka akses ekonomi dan memperlancar mobilitas warga.
Ada 22 paket pekerjaan peningkatan jalan dan perbaikan trotoar yang ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.
Dengan dana sebesari itu, pemkab menargetkan perbaikan jalan hingga 79,5% dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 771,5 km.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved