Kamis 21 April 2022, 15:37 WIB

Waspadai 54 Titik Rawan Macet Saat Mudik Lebaran di Jateng

Akhmad Safuan | Nusantara
Waspadai 54 Titik Rawan Macet Saat Mudik Lebaran di Jateng

ANTARA FOTO/Galih P
Ilustrasi kemacetan

 

SEBANYAK 23,5 juta pemudik lebaran bertujuan ke Jawa Tengah. Hasil pemetaan Dinas Perhubungan Jateng sebanyak 54 titik sepanjang jalur mudik di provinsi ini rawan kemacetan.

Pemantauan Media Indonesia, Kamis (21/4), berbagai persiapan pelaksanaan mudik lebaran terus dilakukan, tidak hanya persiapan jalur mudik yakni di Jalan Tol Trans Jawa, jalan nasional dan jalan alternatif, juga dipersiapkan armada angkutan umum dari mulai pesawat terbang, kapal, bus angkutan umum hingga pelaksanaan mudik gratis.

Memasuki H-10 lebaran, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai membuka pendaftaran mudik gratis di Jakarta, dipersiapkan 118 bus yang siap mengangkut pemudik, juga dua kapal berkapasitas 5.000 penumpang dan 1.200 motor serta kereta api.

Sementara penyiapan infrastruktur di sepanjang jalur mudik juga terus dikebut hingga aman dilintasi kendaraan pemudik yang dimulai H-7 juga dilakukan penataan terhadap jalur mudik.

"Hasil pemetaan ada 54 titik rawan macet di Jawa Tengah," ujar Kepala Dinas Perhubungan Jateng Henggar Budi Anggoro.

Wilayah rawan kemacetan itu, demikian Henggar Budi Anggoro, di Pantura Barat Jateng mulai dari Pasar Losari, Simpang Tiga Penjagan, Pasar Brebes (Brebes), Terminal Tegal, Pasar Comal (Pemalang) Pasar Wiradesa (Pekalongan) hingga Jalan Kaligawe (Kota Semarang).

Baca juga: Dishub Jabar Petakan Wilayah Rawan Macet Saat Mudik Lebaran

Sedangkan di Pantura Timur Jateng, lanjut Henggar, kerawanan macet ada di pasar tumpah Demak dan Jepara, perbatasan Kudus-Pati, Jalan Diponegoro Rembang, Swalayan Luwes dan Pasar Jepon (Blora). Selain itu di jalur Semarang-Jogjakarta, kerawanan macet muncul di Jalan Anton Sujarwo dan Banyumanik (Kota Semarang), Jalan Gatot Subroto, Jalan Diponegoro dan Perbatasan Bawen-Salatiga (Kabupaten Semarang), Pasar Payaman, Simpang Tiga Keprekan, Simpang Tiga Mendut, Simpang Tiga Sudirman dan Pasar Borobudur (Magelang).

Pada ruas jalur Temanggung-Purwojerto, kerawanan muncul di Pasar Temanggung, Pasar Legi Parakan, Simpang Tiga Kretek, Perbatasan Wonosobo Banjarnegara, Pasar Jllandri, Simpang Tiga Jllandri dan Pasar Karanganyar (Kebumen), Kutoarjo, Pasar Sampang Banyumas, Perlintasan KA Jeruklegi, Cilacap, Perlintasan KA Banyumas, Pasar Cilongok Banyumas, Simpang Tiga Ajibarang, Pasar Cimangu, Pasar Margasari, Simpang Tiga Yomani (Tegal) dan Pasar Banjaran.

Pemberlakuan one way (satu arah), demikian Henggar, juga akan ditindaklanjuti dengan menyediakan puluhan gate guna mengantisipasi terjadinya penumpukan yang terjadi.

"Berbagai skema akan dilakukan untuk kelancaran pemudik," tuturnya.(OL-5)

Baca Juga

MI/Benny B

PMI Distribusikan 100 Ribu Liter Air ke Pengungsian Korban Gempa Cianjur

👤Benny Bastiandy 🕔Sabtu 26 November 2022, 21:30 WIB
Permintaan pasokan air bersih dari posko pengungsian di empat kecamatan terdampak seperti Cianjur, Cugenang, Pacet, dan Warungkondang,...
DOK.MI

Empat Pelaku Pembunuhan Pelajar di Medan Ditangkap

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 26 November 2022, 21:15 WIB
Aksi penganiayaan berujung kematian tersebut terjadi pada hari Jumat (25/11) di sebuah SPBU di kawasan Kecamatan Medan Sunggal dan viral di...
ANTARA/Raisan Al Farisi

Tim DVI Polri Periksa 10 Lagi Kantong Jenazah Korban Gempa

👤Benny Bastiandy 🕔Sabtu 26 November 2022, 20:50 WIB
Eddy mengatakan jumlah total jenazah yang sudah berhasil teridentifikasi DVI Polri sampai hari ini sejumlah 134...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya