Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada hari ini Kamis (21/4) kembali beraktivitas menjalankan tugas setelah 10 hari izin untuk berobat ke luar negeri dan langsung dimanfaatkan memantau harga kebutuhan pokok jelang lebaran di Pasar Terong, Makassar.
Bersama Kapolda Sulsel Inspektur Jenderal Nana Sudjana, Irdam XIV/Hasanuddin Brigjen Dwi Endro Sasongko, dan Kepala Kanwil KPPU Makassar, Sudirman meyakini, tidak akan terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok secara signifikan di Kota Makassar khususnya.
Baca juga: Polisi Medan Ungkap Komplotan Pencuri Sepeda Motor
Bahkan dari pantauan bersama Satuan tugas (Satgas) Pangan Sulsel, memang ada sejumlah kebutuhan pokok yang harganya naik, seperti telur ayam negeri, daging ayam dan bawang merah juga bawang putih.
Sementara harga daging sapi lokal, serta minyak goreng curah, relatif stabil. "Harga masih fluktuatif pastinya. Tapi kami sangat yakin jika harga akan tetap stabil dan suplai juga aman hingga lebaran berkat bantuan Polda Sulsel juga tentunya," ungkap Sudirman.
Karenanya, Kapolda Sulsel Irjen Nana Sudjana menambahkan, jika pihaknya sudah memerintahkan Satgas pangan untuk mengawal stok dan kestabilan harga pangan di Sulsel.
Dia menegaskan akan menindak pihak-pihak yang melakukan penimbunan kebutuhan pokok yang bisa mengakibatkan lonjakan harga di pasaran.
"Satgas pangan terus mengawal, kemudian memantau perkembangan sampai ke pasar. Yang pasti, pemantauan harga dan penyaluran minyak goreng menjadi perhatian. Meski demikian, harga minyak goreng, khususnya curah mulai mengikuti yang ditetapkan pemerintah, ungkap Nana. (OL-6)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved