Rabu 13 April 2022, 10:35 WIB

Sertifikasi Halal untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

mediaindonesia.com | Nusantara
Sertifikasi Halal untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

dok Kominfo
Forum Digitalk: “Sertifikasi Halal untuk Meningkatkan Daya Saing” dilaksanakan secara hybrid pada Selasa (12/4) di Kota Semarang.

 

Indonesia adalah negara yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia. Berdasarkan data State of Global Islamic Economy Report, Indonesia menempati peringkat keempat pada tahun 2020-2021 dalam kekuatan ekonomi syariah. Di sisi lain, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan bisa memenuhi permintaan pasar terhadap produk halal yang terus meningkat.

Salah satu yang penting dilakukan oleh UMKM tentunya adalah mendaftarkan produknya guna memperoleh sertifikat halal. Hal itu untuk memberikan kepercayaan dan rasa aman kepada konsumen bahwa bahwa produknnya terjamin kehalalannya. Untuk mengajak dan memotivasi para pelaku UMKM akan pentingnya produk bersertifikat halal, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo menggelar Forum Digitalk: “Sertifikasi Halal untuk Meningkatkan Daya Saing” yang  dilaksanakan secara hybrid pada Selasa (12/4) di Kota Semarang.

Dalam kesempatan ini, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo RI, Septriana Tangkary mengatakan, saat ini sertifikasi halal produk UMKM menjadi sangat penting utamanya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. “Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, sudah sepatutnya Indonesia memiliki jaminan produk halal,” kata Septriana.

Pada kesempatan yang sama, Kabag Perekonomian dan SDA Kota Semarang, Margarita Mita Dewi mengungkapkan saat ini pembangunan Kota Semarang diprioritaskan pada peningkatan daya saing perekonomian daerah yang berbasis pada potensi ekonomi lokal, semangat dalam melakukan inovasi serta dukungan kepada pelaku industri dalam pemasaran produk barang dan jasa daerah serta dukungan dalam kemitraan usaha. “Pemerintah Kota Semarang memberikan berbagai fasilitas untuk pelaku UMKM. Seperti fasilitas operasional (cyber marketing), fasilitas tempat (penggunaan gedung pusat informasi), dan fasilitas dokumen (pendampingan pengajuan NIB, sertifikasi halal, dan lain lain” ungkap Margarita.

Sementara itu, Ketua Satgas Halal Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Wahid Arbani mengatakan pemberian jaminan produk halal ini untuk memberikan kenyamanan, keamanan dan jaminan ketersediaan produk halal bagi masyarakat yang mengkonsumsi serta menggunakan produk. “Badan Penyelenggara Jaminaan Halal (BPJH) mempunyai program Sertifikat Halal Gratis (Sehati) yang memungkinkan unit UMKM untuk mendapat pelayanan sertifikat tanpa biaya,” terang Wahid. (RO/M-4)

Baca Juga

MI/Cri Qanon Ria Dewi.

Penyaluran Kredit UMKM di Lampung Naik 17,78%

👤Cri Qanon Ria Dewi 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:21 WIB
Penyaluran kredit/pembiayaan di sektor UMKM di Provinsi Lampung pada triwulan II 2022 secara year on year (yoy) meningkat Rp3,79...
ANTARA/Raisan Al Farisi

Bahar bin Smith Divonis Enam Bulan 15 Hari

👤Naviandri 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:20 WIB
Vonis yang diberikan majelis hakim tersebut lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Bahar dengan hukuman 5...
MI/Widjajadi

Petani Selo Bentangkan Merah Putih di Tegalan Lereng Merbabu

👤Widjajadi 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 15:53 WIB
"Ini kemeriahan yang selalu dilakukan petani Merbabu di setiap perayaan HUT RI. Sang Saka Merah Putih Raksasa, kita bentangkan di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya