Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA kasus stunting di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih tergolong tinggi. Berdasarkan data hasil survei status gizi, angkanya berada di kisaran 33,7%.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan ada beberapa hal yang perlu dicermati berkaitan dengan angka kasus stunting di Kabupaten Cianjur. Pasalnya, angka kasus stunting hasil survei status gizi berbeda dengan data riil di lapangan hasil bulan penimbangan balita.
"Hasil data survei status gizi, angka kasus stunting di Kabupaten Cianjur masih tinggi, sekitar 33,7%. Sedangkan berdasarkan pendataan riil kami saat bulan penimbangan balita hanya 4%," terang Yusman kepada Media Indonesia, Minggu (3/4).
Terjadinya kesenjangan data angka stunting, sebut Yusman, tentu harus dicermati dan dianalisa lebih mendalam. Terlebih, kesenjangan datanya cukup signifikan.
"Tapi kami yakin, angka kasus stunting di Kabupaten Cianjur tak setinggi itu (33,7%). Kami sudah berkeliling ke semua puskesmas. Tapi data yang kami punya riil di mana angka kasus stunting di Kabupaten Cianjur hanya 4%. By name by address," tegas Yusman.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kesenjangan data angka kasus stunting di Kabupaten Cianjur. Di antaranya, sebut Yusman, saat dilaksanakan survei status gizi, tidak mewakili balita di Kabupaten Cianjur.
"Kalau kami sih yakin, karena punya data riil yang tercatat dari bulan penimbangan balita setiap Agustus. Dari tahun ke tahun angkanya menurun rata-rata di kisaran 0,5% sampai 1%," pungkasnya.
Sementara itu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur mendukung upaya pemerintah mengentaskan penurunan angka kasus stunting. Langkah itu dilakukan lantaran angka kasus stunting, terutama di Kabupaten Cianjur, notabene masih cukup tinggi.
"Kami berkoordinasi dengan para kader Posyandu dan Dinas Kesehatan serta elemen lainnya membantu menurunkan angka kasus stunting," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Susilawati, Minggu (3/4).
Seperti yang dilakukan pada kegiatan Lomba Balita Sehat se-Kecamatan Karangtengah beberapa hari lalu. Pada kesempatan itu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur ikut berpartisipasi. "Ini upaya intervensi sensitif dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Cianjur," pungkasnya. (OL-15)
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved