Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gagal menggaet investor untuk pendanaan empat proyek besar dan strategis bernilai Rp18,951 triliun. Di tengah keterbatasan APBD proyek-proyek tersebut terancam mangkrak.
Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy M Harahap, Kamis (24/3) mengungkapkan ada empat proyek strategis bernilai total Rp18,951 triliun yang gagal karena Pemda tidak bisa memanfaatkan peluang skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Padahal menurut Rudy, di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, apalagi terkuras untuk penanganan Covid-19, pilihan skema KPBU menjadi rasional untuk diupayakan mendanai proyek-proyek strategis yang bernilai sangat besar. "Hasil evaluasi BPKP, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kota Banjarmasin masih belum memahami skema KPBU," tuturnya.
Pengaturan KPBU telah ada dalam Perpres Nomor 38 Tahun 2015. Contoh pembangunan infrastuktur di Indonesia yang menggunakan skema KPBU, antara lain, Proyek Palapa Ring, yaitu pembangunan jaringan Backbone Optic Nasional menghubungkan 90 Kabupaten di Indonesia dan berdampaknya terhubungnya 514 Kabupaten/Kota di Indonesia ke jaringan telekomunikasi dan internet. Kemudian proyek Bandara Komodo di Labuan Bajo di Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur, dan proyek Tempat Pengolahan dan Pemroses Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Bogor.
Di Kalsel belum ada proyek strategis bernilai besar yang dibangun menggunakan skema KPBU. "Sangat disayangkan, sebenarnya terdapat potensi dapat digunakan skema KPBU," ujar Rudy.
BPKP Kalsel mencatat ada tiga proyek Pemprov Kalsel yang gagal karena keterbatasan anggaran dan kegagalan menggandeng investor yaitu proyek Jalan Lintas Banjarbaru - Batulicin, ditaksir membutuhkan biaya Rp14,3 triliun, Pusat Layanan Jantung Terpadu (Kalimantan Cardiovasculer) di RSUD Ulin Banjarmasin dengan biaya Rp176 milyar, dan Pusat Infeksi dan Syaraf Terpadu RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, ditaksir Rp475 milyar.
Sedangkan pada Pemerintah Kota Banjarmasin, terdapat proyek infrastruktur strategis dan urgent berupa proyek pembangunan Kawasan Industri Terpadu Mantuil di Banjarmasin, ditaksir membutuhkan biaya Rp4 trilyun.
Terhadap fakta tersebut diatas disebabkan ketiadaan SDM yang memahami proses pembiayaan dengan skema KPBU dan belum dibentuknya unit kerja sebagai Simpul KPBU yang bertugas untuk menyiapkan perumusan kebijakan, sinkronisasi, koordinasi, pengawasan dan evaluasi pembangunan proyek infrastruktur dengan skema KPBU. (OL-13)
Baca Juga: Guru Besar IPB: Bawang Merah Melimpah, Tidak Perlu Impor
Hasil pemantauan ICW menunjukkan proyek bernilai triliunan rupiah ini sarat ketidaksesuaian dengan aturan dan berpotensi menimbulkan praktik korupsi.
KPK menduga dana yang disiapkan untuk menyuap mencapai Rp46 miliar
Tessa menerangkan dugaan korupsi tersebut diduga terjadi pada proyek-proyek di Divisi Engineering, Procurement and Construction (EPC) PT PP tahun 2022-2023.
Dugaan rasuah ini terjadi pada 2022 sampai dengan 2023. KPK menyebut kasusnya berkaitan dengan kerugian negara.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B dikerjakan dari dua sisi yakni dari zona Velodrome-Pramuka dan zona Manggarai-Pramuka.
Pemberlakuan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan termasuk Jalan MH Thamrin mulai 21 September 2024 hingga 28 Februari 2025.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved