Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SERAPAN bahan bakar elpiji 3 kilogram (kg) di Kabupaten Klaten, Jawa
Tengah, menurun menjelang Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah.
Penurunan permintaan elpiji 3 kg di tingkat konsumen tersebut, diduga
terkait distribusi minyak goreng curah bersubsidi yang tersendat.
Hal itu diungkapkan Kabag Perekonomian Setda Klaten, Cahyo Dwi Setyanto, kepada Media Indonesia saat ditemui di kantornya, Rabu (23/3).
Berdasarkan pantauannya di lapangan, Cahyo mengatakan penurunan serapan
elpiji 3 kg itu terjadi justru saat menjelang Ramadan 1443 H.
"Penurunan serapan bahan bakar gas bersubsidi itu dikeluhkan para
pengelola pangkalan elpiji 3 kg di wilayah Kabupaten Klaten," imbuhnya.
Menurut Cahyo, penurunan serapan elpiji 3 kg saat ini diduga terkena
imbas dari kelangkaan minyak goreng curah bersubsidi di pasar.
Elpiji 3 kg diperuntukkan masyarakat miskin dan para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner.
"Karena minyak goreng curah HET Rp14.000 per liter langka di pasaran,
UMKM bisa jadi mengurangi penggunaan minyak goreng," imbuhnya.
Sementara, Pj Sekda Klaten Jajang Prihono menekankan bahwa menjelang
Ramadan dan Idul Fitri 1443 H ketersediaan elpiji 3 kg perlu dijaga.
"Menjelang Ramadan, ketersediaan elpiji 3 kg untuk kebutuhan masyarakat
itu harus dipantau. Kalau stok kurang perlu segera diintervensi," ujarnya.
Menurut Cahyo, Klaten saat ini mendapat kuota elpiji 3 kg sebanyak
46.000 tabung per hari. Alokasi ini sesuai kebutuhan riil masyarakat.
Untuk penyaluran elpiji 3 kg, PT Pertamina menunjuk 24 agen. Ada
1.600 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Klaten.
Terkait kenaikan harga elpiji nonsubsidi, kata Cahyo, tidak ada masalah. Karena, tidak banyak pelanggan elpiji nonsubsidi beralih ke elpiji 3 kg.
"Harga elpiji 3 kg di pengecer bervariasi, Rp18.000 sampai Rp20.000 per
tabung. Sementara di pangkalan harga Rp15.500 per tabung," pungkasnya. (N-2)
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menurun pada libur Lebaran 2026. Perbedaan penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah turut memengaruhi kunjungan wisatawan tersebut.
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved