Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI Komisi X Daerah Pemilihan II Demak, Kudus, dan Jepara, Jawa Tengah, Lestari Moerdijat menyerahkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) anggaran 2021 di SMK Wisuda Karya Kudus, Selasa (15/3).
Penyerahan beasiswa PIP diwakili Tim Sahabat Lestari Kudus yang diberikan langsung kepada penerima.
Sebanyak 76 siswa SMK Wisuda Karya Kudus menerima bantuan beasiswa PIP
dengan nominal Rp1 juta per siswa. Penerima beasiswa telah dipilih sekolah berdasarkan kategori siswa kurang mampu dan berprestasi.
Kordinator tim staf ahli Sahabat Lestari Kudus Nurul Fauzi yang hadir
menyerahkan secara langsung kepada siswa menuturkan, bantuan beasiswa PIP untuk siswa SMK Wisuda Karya merupakab program pemerintah pusat yang didorong oleh Lestari Moerdijat dalam menumbuhkan pendidikan bangsa.
Program Indonesia Pintar atau PIP merupakan bantuan berupa uang tunai,
perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah kepada anak dari keluarga kurang mampu yang masih duduk di bangku SD, SMP, SMA/SMK sederajat.
"Untuk PIP wilayah Dapil 2 Jateng totalnya sebesar Rp6,1 miliar untuk SD, SMP Rp4,3 miliar, SMA Rp2 miliar, dan SMK Rp2,6 miliar," jelas Fauzi.
Lebih lanjut, besaran beasiswa yang diterima siswa SD sebesar Rp500 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA/SMK sederajat menerima Rp1 juta. Uang tunai di transferkan langsung ke rekening pelajar yang telah dikoordinir oleh pihak sekolah masing masing. Seperti di Kabupaten Kudus, sekitar 5.000 pelajar menerima PIP yang kini masih dalam proses percepatan dalam pencairan.
"Sebelumnya lebih dari 100 sekolah di kabupaten kudus sudah di berikan
beasiswa tersebut dengan total 25.000 siswa dari jenjang SD sampai SLTA
sederajat," paparnya.
Sementara Kepala Sekolah SMK Wisuda Karya Kudus Fahrudin mengaku senang
sebanyak 76 siswanya telah mendapatkan bantuan. Pihaknya juga berpesan
kepada siswa agar dapat menggunakan PIP untuk kepetingan sekolah agar lebih bermanfaat.
"Beasiswa ini sangat membantu siswa karena bisa digunakan untuk kegiatan operasional mereka seperti membayar SPP, membeli Buku dan membeli seragam sekolah," ungkapnya. (N-2)
BEASISWA pendidikan bertajuk online scholarship competition (OSC) yang diselenggarakan medcom.id kembali dibuka bagi seluruh siswa/siswa SMA/SMK di Tanah Air.
Dewan Kehormatan Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Tantowi Yahya menegaskan pentingnya akses pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Beasiswa OSC disebut sangat membantu generasi muda yang mengalami kesulitan pembiayaan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
ONLINE Scholarship Competition (OSC) Medcom.id resmi dibuka pada hari ini. Program beasiswa yang telah hadir sejak tahun 2015 tersebut, pada tahun ini membagikan 399 beasiswa.
Meskipun ada 23 juta pekerjaan yang hilang, akan ada peluang 27-46 juta baru yang akan lahir.
UMS menjadi bagian dari 24 kampus mitra Online Scholarship Competition (OSC) yang diinisiasi Medcom.id. Sekitar 800 siswa kelas XII SMA, SMK, serta MA di Solo Raya mengikuti road show.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved