Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SISTEM buka tutup akan diterapkan selama tiga hari, 10-12 Maret, diberlakukan di Jembatan Ampera Palembang, Sumsel. Hal ini dilakukan karena Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumsel melaksanakan uji dinamis pada bentang tengah jembatan yang sudah berusia 56 tahun itu.
Pengujian tersebut untuk mengukur kekuatan struktur dua menara Jembatan Ampera baik di sisi ilir maupun ulu. "Fokus kita menguji dinamik hanger/kabel jembatan Ampera. Pengaruhnya terhadap struktur bentang utama pada bagian tengah yang panjangnya 75 meter," ujar Kasatker P2JN Provinsi Sumsel, Julia Augustine, Kamis (10/3).
Ia mengatakan, selama ini, asumsinya hanger atau kabel tersebut tidak memiliki pengaruh terhadap bentang tengah. "Artinya tidak berkontribusi secara struktural pada jembatan. Itu asumsi awal kami," terangnya.
Namun, pada evaluasi struktur jembatan yang dilakukan pada 2021, ada kemungkinan tidak hanya ditopang dari pondasi jembatan yang ada di bawah saja. Tapi juga ditopang dengan kabel. "Hasil dari uji ini akan menentukannya. Apakah ada tegangan atau tidak kabelnya," bebernya.
Hasil tersebut nantinya akan menjadi penentu tindakan teknis yang bakal dilakukan ke depannya. Termasuk berbagai opsi perbaikan pada bentang tengah jembatan.
"Selama ini, perbaikan yang kami lakukan hanya sebatas visual saja. Misalnya kalau ada keretakan ataupun korosi pada bagian jembatan langsung diperbaiki. Nah, dengan uji dinamik ini, kita lebih bisa menentukan opsi perbaikan jembatan dalam jangka panjang. Sehingga, usia teknisnya juga lebih panjang," ucapnya.
Pengujian dinamis jembatan sendiri, sambung Julia, terakhir dilakukan pada 1988. Artinya selama 34 tahun belum ada pengujian secara komprehensif. "Sehingga, pengujian ini cukup urgen untuk dilakukan," jelas Julia.
Ia menerangkan, meski berusia tua, kondisi Jembatan Ampera masih cukup aman untuk dilintasi. "Terutama pada kondisi lalu lintas seperti saat ini. Hanya saja, kalau untuk dilintasi kendaraan bertonase tinggi kondisinya tentu berbahaya. Apalagi kalau terjebak macet yang cukup lama. Tapi selama hanya kendaraan pribadi masih aman saja," pungkasnya. (OL-15)
JEMBATAN Ampera di Palembang, Sumatra Selatan ditutup saat salat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Palembang adalah destinasi wisata yang menawarkan berbagai pengalaman yang berbeda, dari menjelajahi sejarah hingga menikmati keindahan alam.
JEMBATAN Ampera Palembang selalu menjadi lokasi yang dipilih masyarakat saat malam perayaan tahun baru, untuk itu selama tahun baru jembatan tersebut ditutup kendaraan.
Bagi masyarakat yang biasa merayakan Tahun Baru di luar rumah dan kawasan jembatan itu, diimbau untuk di rumah saja karena pada tahun ini masih dilakukan penutupan Ampera.
Selain meminimalisir adanya kasus baru, penutupan ini juga untuk menekan adanya kriminalitas di Palembang.
Soundrenalin 2025 resmi mendarat di Palembang dan menghadirkan deretan musisi lintas genre yang memanaskan dua venue sekaligus, CGC One Citra Grand City dan Pinewoods Restaurant & Park.
Pimpinan Baznas RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Nadratuzzaman Hosen mengatakan, RSB Kota Palembang ini akan dibangun di atas tanah seluas 2378 meter².
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
Kreativesia bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah ekspresi dan kolaborasi.
Kreativesia tahun ini akan berlangsung di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada 14–18 Oktober 2025.
PT PLN akan menggelar perhelatan lari bertaraf nasional dengan tajuk PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang, Sumatra Selatan, pada 24-25 Mei 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved