Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
RASIO elektrifikasi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berada di kisaran 99,74%. Kondisi ini mengindikasikan hampir sebagian besar warga Kabupaten Cianjur sudah terjangkau sambungan listrik.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jabar, Ai Sa'adiah, mengatakan rasio elektrifikasi di Kabupaten Cianjur sebetulnya sudah cukup tinggi. Rasionya hampir setara dengan di Jawa Barat yang sudah mencapai 99,88% berdasarkan data yang dirilis Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.
"Rasio elektrifikasi di Jawa Barat maupun di Kabupaten Cianjur sudah cukup tinggi, mendekati 100%," kata Ai seusai audiensi di ruang kerja Bupati Cianjur Herman Suherman, Rabu (2/3).
Namun, kata Ai, karena laju pertumbuhan penduduk bersifat dinamis, maka bermunculan keluarga-keluarga baru. Sehingga, jangkauan masyarakat yang membutuhkan sambungan batu listrik pun bertambah.
"Data masyarakat itu sangat dinamis, terutama penduduk miskin. Dan itu terus bertambah dengan adanya pernikahan, keluarga baru, dan lainnya. Jadi, pada akhirnya bertambah juga masyarakat yang perlu dibantu," terang Ai didampingi Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Cianjur, Muji Hartono.
Secara umum, kata Ai, rasio elektrifikasi di Jawa Barat sejauh ini masih tertinggi di Indonesia. Hal itu tak terlepas juga program Jabar Caang yang menekankan jangkauan sambungan listrik baru bagi masyarakat yang belum menikmatinya.
"Ini (rasio elektrifikasi) juga menjadi target kami pada 2023 yang sudah disinkronkan dengan pemerintah pusat. Insya Allah dengan kolaborasi seluruh pihak, target ini bisa tercapai," ujarnya.
Ai menuturkan audiensi dilakukan dengan tujuan mensinergiskan program di Pemprov Jabar dengan di Kabupaten Cianjur. Ai mengapresiasi program Cianjur Caang yang sinkron dengan program Jabar Caang.
"Ini yang akan kita sinergiskan. Kita akan tindak lanjuti dengan memberikan bantuan bagi masyarakat tidak mampu," sebutnya.
Dari sinkronisasi itu, kata Ai, Dinas ESDM Provinsi Jabar menawarkan beberapa skema pembiayaan. Di antaranya skema pembiayaan menggunakan APBD Provinsi Jabar yang akan diusulkan pada 2023 sebanyak lebih kurang 5 ribu sambungan baru di Kabupaten Cianjur.
"Selain itu juga, kita mengembangkan pemberian akses listrik melalui mekanisme CSR (corporate social responsibility). Alhamdulillah (skema) ini sudah berjalan sesuai arahan bapak Gubernur Jawa Barat bahwa skema pembiayaan pembangunan itu kita memiliki delapan pintu," tuturnya.
Tahun ini, kata Ai, skema pembiayaan menggunakan mekanisme CSR dialokasikan untuk 350 sambungan listrik baru di Jawa Barat. Hal itu membuktikan potensi kolaborasi dengan mitra usaha untuk mendukung rasio elektrifikasi relatif cukup banyak.
"Dengan kolaborasi seluruh pihak, ini akan mempercepat dan mengakselerasi masalah masyarakat belum menikmati sambungan listrik," pungkasnya.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengakui masih cukup banyak warga Kabupaten Cianjur, terutama di daerah pelosok yang belum menikmati sambungan listrik. Pemkab Cianjur bersama Pemprov Jabar menyiapkan berbagai solusi agar bisa mengatasi permasalahan tersebut.
"Nanti akan diusulkan anggarannya dari Pemprov Jabar dan dana CSR di perusahaan-perusahaan," kata Herman.
Bagi Herman, penanganan permasalahan kelistrikan yang merupakan bagian program Cianjur Caang dilakukan secara 'keroyokan'. Termasuk berkolaborasi dengan pihak PLN.
"PLN harus dilibatkan. Kita bantu sambungan listriknya tapi tidak nyala, kan percuma," pungkas Herman. (BB/OL-10)
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved