Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Lampung Akan Genjot Produktivitas Sektor Pertanian

Cri Canon Ria Dewi
25/1/2022 19:42
Lampung Akan Genjot Produktivitas Sektor Pertanian
Ilustrasi(ANTARA)

GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi mengungkapkan ada empat kabupaten yang belum produktif yakni Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Mesuji, dan Lampung Utara. Padahal, Lampung memiliki potensi yang sangat memadai dan masih mampu untuk terus meningkatkan produksi pertanian.

Hal itu dikatakan Arinal ketika membuka Rapat Konsolidasi/Evaluasi Produksi Tanaman Pangan 2021, dan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Tahun 2022, yang dilaksanakan di PKK Agropark Sabah Balau, Lampung Selatan, Selasa (25/1).

"Karena itu, bahas hari ini dengan baik. Apapun kekurangannya saya akan bantu," jelas Arinal.

Gubernur menjelaskan dalam upaya meningkatkan sektor pertanian, sudah dilaksanakan langkah-langkah, terutama melalui program Kartu Petani Berjaya (KPB). Program KPB menghubungkan kepentingan pertanian dengan tujuan mencapai kesejahteraan petani. KPB akan memudahkan petani dalam mendapatkan benih, pupuk, pasar, serta permodalan.

Arinal menjelaskan untuk menjaga dan meningkatkan produksi padi di Lampung sudah dilakukan langkah-langkah, antara lain optimalisasi peningkatan indeks pertanaman, perluasan areal tanaman baru, peningkatan indeks pertanaman, dukungan bantuan benih, koordinasi dan sinergi dalam ketersediaan air, pengelolaan alsintan dan penyediaan benih.

"Pengembangan teknologi/inovasi juga terus dilakukan pemerintah guna meningkatkan produksi padi dan jagung. Saat ini sedang diluncurkan program Optimalisasi Peningkatan Indeks Pertanaman (OPIP)/IP-400, yang merupakan suatu upaya untuk dapat meningkatkan luas panen dengan cara meningkatkan Indeks Pertanaman (IP). Pada tahun 2021 program ini telah dilakukan di 5 Kabupaten Kota," ujar Arinal.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Arinal berharap dapat dirumuskan permasalahan atau kendala guna menyatukan persepsi langkah untuk terus bersinergi guna mencapai target produksi pada 2022. Ia juga meminta kepada seluruh pihak, baik jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, BPS Provinsi Lampung, KTNA, Pupuk Indonesia, dan Perbankan untuk bersama-sama bersinergi dalam meningkatkan sektor pertanian Lampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi, dalam laporannya mengatakan bahwa rapat konsolidasi bertujuan untuk mensinergikan pelaksanaan program kegiatan, mendukung target pencapaian produksi padi dan jagung, serta komoditas lainnya pada 2022. Beberapa strategi yang akan ditempuh, di antaranya optimalisasi peningkatan indeks pertanaman, perluasan areal tanaman baru, dan peningkatan indeks pertanaman. (OL-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya