Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyebut Muhammad Ali, sopir truk tronton yang mengakibatkan kecelakaan maut di lampu merah Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), melanggar aturan. Truk tronton sejatinya dilarang melintas pada pagi hari di simpang tersebut.
"Kejadian ini murni pelanggaran yang dilakukan pengemudi truk. Karena, ingin cepat sampai di tempat tujuan, dia tidak memutar. Seharusnya, dia tidak boleh lewat situ," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo saat dikonfirmasi, Jumat (21/1).
Menurut Yusuf, kecelakaan di lokasi tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Polisi dan pemerintah setempat, kata dia, telah memberlakukan aturan yang melarang kendaraan-kendaraan berat melintasi simpang tersebut pada waktu tertentu.
Baca juga: Truk Tabrak Pengendara yang Berhenti di Lampu Merah di Balikpapan, 5 Orang Tewas
"Itu sudah dibuat aturan dengan memasang rambu, bahwa di jalan tersebut itu ada peraturan Wali Kota Balikpapan juga bahwa jalan tersebut untuk siang hari dilarang dilewati oleh kendaraan berat. Dari pukul 06.00 sampai 21.00 (WITA)," jelas Yusuf.
Yusuf mengatakan polisi, saat ini, tengah memeriksa sopir truk Muhammad Ali di Polresta Balikpapan. Polisi akan melakukan pendalaman penyebab kecelakaan dan legalitas truk tronton tersebut.
"Nanti terkait teknis daripada kendaraan tersebut legal atau tidak. Nanti kami akan berkoordinasi juga dengan stakeholder terkait," ungkapnya.
Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 06.15 WITA pada Jumat (21/1). Kecelakaan itu berawal saat sopir truk tronton KT 8534 AJ berangkat dari parkiran Jalan Pulau Balang Km.13, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara menuju Kampung Baru, Balikpapan Barat sekitar pukul 05.00 WITA. Truk Kontener 20 Fit itu hendak mengantar kapur pembersih air dengan berat 20 ton.
Setiba di depan Rajawali Foto Km 0,5,, sopir truk tronton mulai mengurangi persneling dari 4-3. Namun, sesampainya di depan Bank Mandiri, rem sudah tidak berfungsi dan truk tronton meluncur laju menabrak sejumlah kendaraan yang berhenti menunggu lampu hijau di Trafic light (TL) Muara Rapak.
Kecelakaan tidak terhindarkan karena truk tronton KT 8534 AJ mengalami rem blong. Ditambah,kondisi geografis di jalan tersebut menurun, yang membuat sopir kesulitan mengendalikan kecepatan.
Kecelakaan itu melibatkan enam unit kendaraan roda empat, dua angkot warna merah dan biru, dua mobil pribadi, dan 14 sepeda motor.
Akibat kecelakaan, lima orang tewas, satu kritis, dan 13 luka berat. Para korban dibawa ke Rumah Sakit Khanujoso, Rumah Sakit Beriman, dan Rumah Sakit Ibnu Sina.
Peristiwa kecelakaan itu terekam kamera pemantau atau closed-circuit television (CCTV). Video itu berdurasi 41 detik, kecelakaan terjadi pada detik 23.
Mula-mula jalan terlihat ramai lancar, lalu tiba-tiba datang truk tronton warna merah dengan kecepatan tinggi menabrak sejumlah kendaraan yang tengah berhenti di TL menunggu lampu hijau. Jalan raya langsung porak poranda. Sejumlah kendaraan hancur parah. (OL-1)
Suasana di kawasan Istana Negara IKN tampak steril dengan pengamanan ketat dari Paspampres dan Polisi Militer.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Proyek modernisasi kilang ini dipandang krusial dalam mengurangi ketergantungan negara terhadap impor BBM
Barang haram tersebut disisipkan dalam sepatu yang terbungkus permen oleh seorang pengunjung Rutan Balikpapan, Selasa (28/10).
SPPG juga membuka lapangan kerja bagi lebih dari 100 tenaga lokal dan melibatkan puluhan UMKM sebagai pemasok.
Langkah ini menjadi strategi penting dalam memperluas akses literasi dan inklusi keuangan, khususnya untuk mendukung pengembangan ekosistem investasi di Kalimantan Timur
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Kadispenad memastikan insiden truk dinas TNI yang menabrak dua anggota Polri hingga meninggal dunia di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, merupakan murni kecelakaan
Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan perbaikan pada ruas Jalan Daan Mogot Kilometer 12, tepatnya di kawasan Jembatan Gantung, Jakarta Barat
Mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi dihantam kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved