Kamis 13 Januari 2022, 12:35 WIB

Relawan Temukan Bibit Pohon Program Konservasi Sabuk Gunung Tak Layak

Tosiani | Nusantara
Relawan Temukan Bibit Pohon Program Konservasi Sabuk Gunung Tak Layak

MI/Tosiani
Relawan menemukan bibit pohon beringin di Lereng Gunung Sumbing, sisi Desa Pagersari, Kecamatan Tlogomulyo tak layak tanam.

 

PARA relawan yang terlibat dalam program konservasi sabuk gunung yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah menemukan puluhan bibit pohon beringin yang tidak layak tanam. Temuan itu didapati saat penanaman di Lereng Gunung Sumbing, sisi Desa Pagersari, Kecamatan Tlogomulyo.

Tarjuki, salah seorang relawan Bumi Phala, menyebutkan, bibit yang tidak layak tanam saat penanaman di Desa Pagersari berjumlah 92 bibit. Untuk bibit lainnya tidak dicek lagi karena saat dipasok masing-masing bibit berada dalam polybag dan sebagian besar sudah terlanjur ditanam.

"Saat penanaman itu ada seorang pendamping pertanian bernama Tentrem. Saya tanyakan padanya apa bibit seperti ini bisa tumbuh. Menurut Bu Tentrem itu bibit perlu dirawat dulu dengan penyiraman rutin tiap pagi dan sore baru bisa hidup. Tapi ini langsung ditanam di gunung tanpa perawatan," ungkap Tarjuki, Kamis (13/1/2022).

Terkait temuan 92 bibit beringin tidak layak tanam tersebut, menurut Tarjuki, lalu diserahkan ke pihak Desa Pagersari, Kecamatan Tlogomulyo untuk dilakukan perawatan terlebih dahulu. Sedangkan penanaman bibit pada program sabuk gunung tersebut terus berlanjut tanpa dilakukan pengecekan apakah bibit yang ditanam tersebut layak tanam atau tidak.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Temanggung, Edi, ketika dihubungi mengaku tidak mengetahui sumber bibit tidak layak tanam tersebut. Namun menurutnya kebanyakan bibit untuk program sabuk gunung berasal dari bantuan CSR.

"Wah belum jelas itu (sumber bibit), kebanyakan dari CSR," ujar Edi.

Program sabuk gunung merupakan obsesi Bupati Temanggung M Al Khadziq. Sedikitnya 500 ribu bibit pohon disiapkan untuk penghijauan Kawasan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Pegunungan Prau. Kegiatan konservasi lahan tersebut dimaksudkan untuk membuat bumi lebih hijau dan lingkungan lebih lestari. Kegiatan penanaman melibatkan sekitar 1000 orang relawan. (OL-13)

 

Baca Juga

MI/Ardi T Hardi

Dua Desa di Banyuasin Dijadikan Uji Coba Lebah Madu dan Mina Padi

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 26 Januari 2022, 11:05 WIB
DESA Baru di Kecamatan Rambutan dan Desa Daya Kesuma di Kecamatan Sugihan, Banyuasin, Sumatra Selatan menjadi desa terpilih untuk uji coba...
Ist

Evermos Beri Bantuan Peralatan Medis ke RS Bersalin Cuma-Cuma (RBC) Bandung

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 26 Januari 2022, 09:55 WIB
Evermos memberikan bantuan senilai total Rp89.344.443 untuk program persalinan gratis dan alat medis kepada Rumah Bersalin...
MI/Gabriel Langga

Jembatan Arawawo Diperbaiki, Warga tak Perlu Lagi Bayar Jasa Pikul

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 26 Januari 2022, 09:15 WIB
Jembatan Arawawo yang ambruk lantaran diterjang banjir dan tersangkut kayu sudah bisa dipergunakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya