Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAWALI tahun baru 2022, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya, Sumatra Barat, berhasil menangkap dua pelaku pengguna narkotika jenis sabu. Dua pelaku berinisial AS, 52, dan YI, 40.
Keduanya ditangkap di rumah depan Kantor Wali Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (6/1). Diketahui, salah satu pelaku merupakan residivis.
Itu dikatakan Kapolres Dharmasraya Ajun Komisaris Besar Anggun Cahyono melalui Kasat Narkoba Ajun Komisaris Rajulan Harahap.
Baca juga: Hati-Hati Kawanan Begal Beraksi Keji di Kudus
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yakni satu kotak plastik warna putih. Di dalamnya terdapat tiga paket yang dibungkus plastik klip bening diduga sabu, satu handphone merek Oppo, dan seperangkat alat isap sabu.
"Pelaku dikenakan Undang-undang Narkotika dengan ancaman 12 tahun kurungan penjara," ujarnya. (OL-14)
Dalam kesempatan itu, Bupati Annisa dengan penuh penghayatan membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir
BUPATI Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani menyebut mayoritas calon investor MBG di daerahnya belum menunjukkan keseriusannya karena belum memulai pembangunan fisik.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, menghadiri Parade Talenta Olahraga yang digelar di Komplek Sport Center Dharmasraya, Koto Baru, beberapa hari lalu.
WAKIL Bupati Dharmasraya, Leli Arni, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait maraknya praktik rentenir berkedok koperasi simpan pinjam di wilayahnya.
Bupati Sutan Riska mengungkapkan kegiatan ini sangat penting bagi kemajuan daerah, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Dharmasraya.
Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Dharmasraya, Adi Gunawan-Romi Siska Putra, resmi terdaftar di KPU Dharmasraya, Jumat (13/9) pukul 11.00 WIB.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved