Kamis 30 Desember 2021, 23:25 WIB

Jasa Raharja Serahkan Santunan untuk Ahli Waris Korban Tabrak Lari di Nagrek

Bayu Anggoro | Nusantara
Jasa Raharja Serahkan Santunan untuk Ahli Waris Korban Tabrak Lari di Nagrek

DOK/JASA RAHARJA
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Dodi Apriansyah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban tabrak lari di Nagrek

 


AHLI waris dua korban tabrak lari di Nagrek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mendapat santunan dari PT Jasa Raharja. Setiap keluarga menerima dana santunan Rp50 juta.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Dodi Apriansyah,
mengatakan dirinya mewakili manajemen menyampaikan bela sungkawa dan turut perihatin atas peristiwa yang menimpa kedua korban.

Selain itu, Jasa Raharja sebagai pelaksana Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 diamanahkan oleh pemerintah untuk memberikan Jaminan Perlindungan Dasar bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan.

"Jadi kami sudah melakukan kewajiban kami untuk memberikan hak-hak korban, dalam hal ini ahli waris," katanya di Bandung, Kamis (30/12).

Dodi menyebutkan bersama Wakapolresta Bandung Ajun Komisaris Besar Dwi Indra Laksmana dan Wakapolres Garut Komisaris Yopi Mulyawan Suryawibawa, secara simbolis sudah menyerahkan santunan kepada kedua
ahli waris korban.

"Kami sudah menyerahkan langsung ke kediaman keluarga masing-masing," kata dia.

Untuk keluarga Handi Saputra Hidayatulloh, santunan diberikan kepada
Etes Hidayatulloh, orangtua yang juga ahli waris korban.

Sementara untuk korban Salsabila, santunan diberikan kepada orangtuanya, yakni Jajang.

"Setiap korban berhak peroleh santunan sebagai bentuk perlindungan dasar pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No.
15 tahun 2017. PT Jasa Raharja sebagai Member of Indonesia Financial Group (IFG) senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat  angkutan umum dan lalu lintas jalan," katanya.

Korban dalam kasus tabrak lari pada 8 Desember itu ialah Handi Saputra Hidayatulloh, warga Kabupaten Garut dan Salsabila, warga Nagrek. Setelah ditabrak, tubuh keduanya diangkut ke dalam mobil pelaku dan dibuang di aliran Sungai Serayu. Tubuh keduanya ditemukan di Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah.

Ketiga pelakunya berstatus anggota TNI Angkatan Darat. Mereka berpangkat kolonel, kopral satu dan kopral dua. Ketiganya sudah ditahan Polisi Militer TNI. (N-2)

Baca Juga

WIKIPEDIA

Stasiun Kota Baru Malang Berpeluang Jadi Situs Cagar Budaya

👤Bagus Suryo 🕔Jumat 01 Juli 2022, 21:05 WIB
Wakil Kepala Stasiun Kota Baru Edy Kurnianto menyatakan berkomitmen tetap melestaikan bangunan stasiun sebagai cagar...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Hari Pertama Pertalite Pakai MyPertamina, Warga Bandung: Bikin Ribet

👤Roni Kurniawan 🕔Jumat 01 Juli 2022, 20:55 WIB
Aturan baru tersebut dinilai ngawur karena pengendara harus menggunakan smartphone ketika mengisi...
DOK MI

Sulteng Perketat Pengawasan Lalu Lintas Ternak

👤M Taufan SP Bustan 🕔Jumat 01 Juli 2022, 20:36 WIB
PEMPROV Sulawesi Tengah (Sulteng), terus mengawasi lalu lintas hewan ternak yang masuk ke provinsi itu agar terbebas dari Penyakit Mulut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya