Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KECEPATAN pemberian vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, di sentra-sentra maupun di fasilitas kesehatan, saat ini trennya mulai terpantau turun. Kondisi tersebut dipicu mulai dilakukannya layanan vaksinasi dari rumah ke rumah sebagai salah satu upaya percepatan.
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan awalnya kecepatan pemberian vaksin rata-rata mencapai 35 ribu suntikan dosis setiap hari. Namun beberapa waktu terakhir kecepatannya mulai turun dengan rata-rata sebanyak 3 ribu-4 ribu suntikan setiap hari.
"Turun kisaran 0,1%-0,2% atau 3 ribu-4 ribu suntikan setiap hari dari awalnya bisa mencapai 35 ribu setiap hari," kata Yusman, Selasa (14/12).
Dengan cakupan vaksinasi yang sudah berada di kisaran 64%, kata Yusman, pola layanan pun mengalami perubahan. Artinya, sekarang masyarakat mulai dikurangi diundang datang ke lokasi vaksinasi. "Sekarang kita yang mendatangi masing-masing rumah warga," jelasnya.
Sebetulnya, sebut Yusman, animo masyarakat mengikuti vaksinasi covid 19 masih cukup antusias. Apalagi Kabupaten Cianjur sedang mengejar capaian 70% cakupan vaksinasi. "Tapi masih ada juga masyarakat yang belum terjangkau sosialisasi atau tidak memiliki akses mendapat informasi," ucap Yusman.
Layanan vaksinasi dari rumah ke rumah itulah diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang kurang mendapat sosialiasi maupun akses informasi kaitan dengan vaksinasi covid-19. Mereka yang kurang mendapat informasi ini mayoritas kalangan lanjut usia serta masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok.
"Di selatan, jarak satu rumah ke rumah lainnya cukup berjauhan. Masih banyak yang tinggal di daerah terpencil. Jadi pantas masih ada masyarakat yang kurang informasi. Ini jadi kendala di lapangan," sebutnya.
Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur sedang mengajukan penyesuaian data ke pemerintah pusat agar yang dipakai nanti riil dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) karena berdasarkan by name by address. Upaya itu dilakukan karena kalau mengacu data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), jumlah warga sasaran wajib vaksinasi di Kabupaten Cianjur lebih besar sehingga terjadi selisihnya cukup banyak.
"Data KPCPEN, sasaran wajib vaksinasi di Kabupaten Cianjur itu 1,9 juta jiwa. Kalau kita melihat riil di lapangan tidak sebanyak itu yang wajib vaksin. Artinya data riilnya lebih kecil dibandingkan data KPCPEN," beber Yusman.
Selisih perbedaan data riil di lapangan berdasarkan Disdukcapil Kabupaten Cianjur dengan data KPCPEN hampir 100 ribuan jiwa. Karena itu, Dinkes Kabupaten Cianjur akan menyisir kembali warga yang belum divaksin berdasarkan data Disdukcapil dari rumah ke rumah.
"Data Disdukcapil, sasaran wajib vaksinasi itu ada 1,8 juta jiwa. Jadi ada selisih sekitar 100 ribuan jiwa dengan data KPCPEN. Kami juga akan intensif berkoordinasi dengan kecamatan untuk data-data NIK yang mungkin perlu pembaruan karena belum bisa terinput," ujar Yusman.
Saat ini pun data riil di lapangan, sambung Yusman, cakupan vaksinasi di masing-masing desa rata-rata di kisaran 80%. Bahkan ada yang sudah mencapai 90%-100%.
Yusman pesimistis cakupan vaksinasi bisa mencapai 100% pada akhir tahun ini. Namun ia optimistis bisa mencapai 70%.
"Kalau 100% sepertinya cukup sulit karena di lapangan sudah susah mencari sasaran. Makanya, kita sisir ke setiap rumah mendata lagi warga yang belum divaksin berdasarkan data Disdukcapil," pungkasnya. (OL-15)
ARUS lalu lintas di ruas tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali kembali normal setelah arus mudik balik lebaran 2026
HARGA daging di Sukabumi hari ini 25 Maret 2026 masih cukup tinggi setelah idulfitri 1447 Hijriah. Harga daging rata-rata masih berkisar Rp150 ribu per kilogram
ARUS balik lebaran 2026 atau H+3 di jalur arteri lingkar gentong atas menuju Bandung mengalami peningkatan dan kemacetan panjang mencapai 8 kilometer, di jalur Ciawi, Jawa Barat
ARUS lalu lintas di sejumlah lokasi di Jawa Barat dalam kondisi ramai tapi lancar, pada Selasa (24/3) dari pagi hingga siang hari.
ANGGOTA Polairud berhasil selamatkan 4 orang wisatawan berasal dari Kabupaten Bandung Barat setelah terseret arus ombak saat berenang di Pantai Karangpapak, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
HARI kedua atau H+2 Lebaran 2026 terjadi peningkatan arus kendaraan yang melawati exit Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
KETUA Majelis Kehormatan PDPI Tjandra Yoga Aditama menyampaikan duka atas meninggalnya dokter muda akibat campak di Cipanas,Cianjur. Campak berisiko menyebabkan fatal
Kemenkes mengonfirmasi satu kasus suspek campak menyebabkan meninggalnya seorang dokter laki-laki, 26 tahun di Cianjur
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved