Minggu 12 Desember 2021, 09:29 WIB

Peningkatan Ekspor Ikan Harus Diimbangi Pemenuhan Kebutuhan Domestik

mediaindonesia.com | Nusantara
Peningkatan Ekspor Ikan Harus Diimbangi Pemenuhan Kebutuhan Domestik

DOK DPR RI
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin

 

ANGGOTA Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin mengapresiasi kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam meningkatkan ekspor perikanan. Tetapi, tambahnya, hal itu harus diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan domestik perikanan di Tanah Air. 

Andi Akmal Pasluddin dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (12/12) mengingatkan, meski kinerja ekspor perikanan mengalami tren yang positif, pemerintah juga mesti memperhatikan kebutuhan dalam negeri terutama untuk memenuhi protein tiap penduduk Indonesia.
  
Capaian kinerja ekspor hasil perikanan pada Januari-Oktober 2021 mencapai US$4,56 miliar atau meningkat 6,6% dibanding periode yang sama pada 2020.
  
''Negara kita memang sangat kaya akan sumber daya alamnya. Namun dengan melimpahnya pangan nasional, jangan sampai penduduknya malah kekurangan. Perlu diketahui, bahwa tiap penduduk Indonesia ini butuh protein rata-rata sekitar 46 gram/hari untuk wanita, dan rata-rata 56 gram/hari untuk pria,'' kata Akmal.

Baca Juga: Ekspor Produk Perikanan Naik 6,6% di 2021, Tembus Rp65,4 Triliun
  
Ia mengingatkan bahwa program gemar makan ikan yang sudah berjalan baik perlu lebih digalakkan karena jangkauannya dinilai masih kurang luas dan intensif. Apalagi, Akmal juga mengingatkan bahwa masih banyak wilayah Indonesia yang masyarakatnya kurang gemar mengkonsumsi ikan.
  
''Ini boleh jadi karena pada suatu daerah tertentu, harga ikan dirasa cukup mahal atau ketersediaannya sangat minim,'' ucap Akmal. 
  
Selain itu, ujar dia, sumber daya alam yang baik di negara ini juga perlu diimbangi dengan cara mengeksplorasi secara optimal dengan memperhatikan aspek lingkungan yang berkelanjutan. 
 
Lektor Kepala Politeknik Ahli Usaha Perikanan, Dr. Niken Dharmayanti mengungkap sebuah survei terhadap 4 kelompok pengonsumsi ikan dengan frekuensi yang berbeda dan diamati selama 16 tahun.
  
Kelompok pertama makan ikan tiap hari, kedua makan ikan kadang-kadang, ketiga jarang sekali makan ikan dan terakhir tidak makan ikan sama sekali. ''Hasil kelompok 1 pada umumnya memiliki angka kematian yang rendah dibandingkan kelompok 4 berkaitan berbagai macam kanker, jantung dan hepatitis,'' ucapnya.
  
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong peningkatan konsumsi ikan di tengah pandemi COVID-19. Terlebih karena di dalam ikan terkandung imunostimulan atau senyawa yang dapat menstimulus imun dalam tubuh.
  
Terkait dengan konsumsi ikan, sebelumnya Anggota Komisi IV DPR RI Slamet menyatakan tingkat konsumsi ikan nasional perlu seperti di Jepang agar dapat mengatasi sejumlah permasalahan gizi seperti mengentaskan fenomena stunting di Tanah Air.
  
''Kalau mau cerdas idealnya seperti di Jepang 140 kilogram per kapita per tahun. Target kita nasional (2021) ada di angka 60 kilogram per orang per tahun untuk mengonsumsi ikan,'' kata Slamet.
  
KKP menargetkan tingkat konsumsi ikan sebesar 62,05 kg/kapita/tahun pada 2024 dari yang sebelumnya 56,39 kg/kapita/tahun pada 2020. (Ant/OL-10) 
  

Baca Juga

DOK MI

Kasus PMK Telah Menyebar Di 20 Kabupaten/Kota Di Jabar

👤Widhoroso 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 20:05 WIB
2.816 hewan ternak berkuku belah seperti sapi potong, sapi perah, domba dan kambing di Jawa Barat tertular virus yang menyebabkan penyakit...
ANTARA FOTO/Rahmad/

Madu Kelulut Potensi Besar Masyarakat Pedalaman di sekitar IKN Nusantara

👤Yovanda Naraya 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:50 WIB
Budi daya madu kelulut, bisa mendatangkan beragam keuntungan. Tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga ekonomi...
MI/VOUCKE LONTAAN

Sebanyak 1.043 Calon Siswa Bintara Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani di Polda Sulawesi Utara

👤Voucke Lontaan 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:35 WIB
Jalannya tes turut diawasi secara ketat oleh Tim Pengawas Internal yakni dari Itwasda Polda Sulut, juga pengamanan dari Bidpropam Polda...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya