Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCABENCANA banjir dan tanah longsor pada akhir November lalu, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, mulai menurunkan sejumlah alat berat guna mengeruk (normalisasi) sungai, pembersihan sampah, dan membuka akses jalan yang tertimbun longsor.
Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Ahmad Yani, Sabtu (4/12), mengatakan upaya normalisasi sungai dilakukan di sejumlah kecamatan seperti Hantakan, Haruyan, dan Kayu Rabah. "Alat berat sudah diturunkan untuk normalisasi sungai guna mengurangi ancaman banjir, pembersihan sampah sungai, dan membuka akses jalan yang tertimbun longsor," ungkapnya.
Adapun teknis pelaksanaan penanganan pascabanjir dilimpahkan ke masing-masing kecamatan. Selain itu pemkab setempat juga telah melaporkan dan meminta bantuan Balai Besar Sungai terkait pengerukan sungai dan penanganan permasalahan sampah sungai (raba) ini.
Pantauan Media Indonesia, alat berat ekskavator mulai bekerja membuka akses jalan yang tertimbun longsor di Desa Arangani. Di ruas jalan menuju Desa Datar Ajab, Kecamatan Hantakan, ada yang tertimbun longsor. Kondisi ini membuat akses jalan menuju desa dan dusun di pedalaman menjadi semakin sulit ditembus. Di sisi lain hujan juga membuat ruas jalan yang didominasi jalan tanah tersebut rusak parah.
"Sedikitnya ada 11 titik longsor di wilayah Kecamatan Hantakan," tutur Kasman Susanto, Ketua Posko Meratus. Di samping membuka akses jalan yang tertimbun longsor, alat berat ini juga akan bekerja mengeruk sungai di bagian hulu Pegunungan Meratus di Desa Datar Ajab.
Hingga kini bencana banjir di Kalsel masih merendam sejumlah wilayah dataran rendah di Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, dan Hulu Sungai Selatan. Ketinggian banjir juga sudah jauh berkurang.
Data BPBD Provinsi Kalsel, mencatat tanah longsor terjadi di 39 titik tersebar di Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan. Banjir dan tanah longsor juga menyebabkan 10.685 keluarga atau 31.136 jiwa terdampak banjir. Sebanyak 18 jembatan rusak dan hancur serta 116 fasilitas umum rusak ringan dan berat. (OL-14)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
bencana tanah longsor di Watukumpul, Kabupaten Pemalang menimpa rumah warga, menutup ruas jalan dan mengakibatkan satu orang tewas
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
SEJUMLAH bangunan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, terdampak bencana tanah longsor, Selasa (3/2) petang.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved