Jumat 03 Desember 2021, 20:35 WIB

Pemkot Palembang Keluarkan Aturan Natal dan Tahun Baru

Dwi Apriani | Nusantara
Pemkot Palembang Keluarkan Aturan Natal dan Tahun Baru

ANTARA
Pengaturan lalu lintas di Kota Palembang, Sumsel.

 

PERAYAAN Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Palembang, Sumsel akan dilakukan sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. Pemerintah Kota Palembang kini sudah mengeluarkan kebijakan berupa aturan selama libur Nataru.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihaknya pun akan memberlakukan aturan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. "Di level ini beberapa aturan diterapkan. Kita tidak ingin terjadi lonjakan kasus baru. Jadi beberapa aturan kita ketatkan lagi seperti awal-awal PPKM kemarin," jelasnya, Jumat (3/12).

Aturan yang berlakukan diantaranya beberapa tempat seperti kafe dan lainnya akan dibatasi buka hingga pukul 22.00 WIB. Sementara itu, tempat wisata hanya diperbolehkan berkapasitas 50 persen.

Aturan lainnya yakni mal dan fasilitas umum bisa tetap buka dengan kapasitas 50 persen pengujung pada pukul 09.00-22.00 WIB. "Tapi untuk even perayaan Natal dan Tahun Baru di mal atau tempat publik lainnya tidak diperbolehkan," jelasnya.

Bioskop tetap diperbolehkan beroperasi dengan 50 persen kapasitas penonton. Untuk makan dan minum di dalam area mal atau restoran lain diperbolehkan dengan 50 persen kapasitas tempat. "Jadi beberapa aturan akan kita ketatkan kembali seperti kemarin awal awal PPKM level 3, sama seperti pembatasan tahun baru lalu," jelasnya.

Harnojoyo menegaskan, protokol kesehatan tetap diharapkan jadi hal utama yang diberlakukan oleh masyarakat selama PPKM berlangsung. "Tetap gunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Kami berharap tidak ada lonjakan kasus di Palembang akhir tahun ini," terangnya.

Ia menjelaskan saat ini angka Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit dan kematian akibat virus sudah menurun. Saat ini BOR di Kota Palembang mencapai 4 persen. "Alhamdulilah kita syukuri BOR dan jumlah kematian sudah menurun di bawah nasional. Artinya kasus aktif bisa kita tekan," pungkasnya. (OL-15)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

BMKG: Sulut Diguncang Gempa dengan Magnitudo 6,1

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 10:07 WIB
Dalam informasi yang diterima dari BMKG di Jakarta, Sabtu, lokasi gempa berada di 3.67 lintang utara dan 126.82 bujur...
DOK Pribadi.

Wapres PNLG Tunjukkan Pengelolaan Kawasan Pesisir Jelang Pertemuan Oktober

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 08:58 WIB
Sejumlah keberhasilan itu tampak pada program pembangunan rumah untuk keluarga nelayan di daerah itu, termasuk bantuan perahu hingga jaring...
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Tiga Desa di Cirebon Banjir akibat Luapan Sungai Ciberes

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 07:15 WIB
Alex mengatakan banjir yang merendam tiga desa itu mengakibatkan ratusan rumah warga, terutama di bantaran Sungai Ciberes terendam banjir...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya