Selasa 30 November 2021, 23:45 WIB

PDIP Diminta Beri Sanksi pada Junimart Girsang

Bayu Anggoro | Nusantara
PDIP Diminta Beri Sanksi pada Junimart Girsang

MI/Bayu Anggoro
Pengurus Pemuda Pancasila Jawa Barat menyampaikan aspirasi ke DPRD Jawa Barat

 


PERNYATAAN anggota DPR RI, Junimart Girsang, terkait unjuk rasa Pemuda Pancasila di Gedung DPR RI yang berujung pemukulan terhadap perwira menengah polisi terus menulai polemik.

Kali ini giliran Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat yang meminta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberi sanksi terhadap kadernya itu.

Sekretaris MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat Dian Rahadian mengatakan,
pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut saat beraudiensi dengan DPRD
Jawa Barat di kantor dewant, Selasa (30/11). "Kami meminta kepada
PDIP untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan sesuai dengan
aturan partai," katanya.

Menurut Dian, hal ini penting agar pernyataan yang dilontarkan Girsang
tidak terulang lagi di masa yang akan datang. "Makanya kami meminta DPRD Provinsi Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasi ini kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI," ujarnya.

Nantinya, MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat meminta MKD DPR RI memanggil
dan melakukan sidang etik terhadap Junimart Girsang yang merupakan Wakil Ketua Komisi II DPR RI. "Karena sikapnya, kami anggap telah melanggar norma-norma dan etika dalam memberikan pernyataan yang membuat kegaduhan di tengah masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Dian berharap kegaduhan ini dapat segera mereda dan
bersama-sama mengambil hikmahnya agar wakil rakyat tidak mudah
mengeluarkan pernyataan yang dapat menyakiti organisasi atau kelompok masyarakat lainnya di Indonesia.

Terlebih, dia menilai organisasinya itu telah memiliki sejarah positif yang panjang dan berkontribusi terhadap berdiri dan utuhnya NKRI.

"Pemuda Pancasila didirikan oleh IPKI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan
Indonesia) pada 28 Oktober 1959, memiliki sejarah yang penuh
warna dan dinamika. Fase pendiriannya di penghujung tahun 50-an ditandai dengan perjuangan politik untuk menyelamatkan Pancasila dan UUD 1945," katanya.

Hal ini, kata dia, membuktikan kontribusi yang cukup besar bagi
peradaban umat dan bangsa Indonesia baik dalam rangka pemenuhan
pergerakan perjuangan tegaknya bangsa maupun upaya pemeliharaan kedaulatan Indonesia. "Hal ini dapat dikonfirmasi melalui dokumen-dokumen histori kebangsaan serta kesaksian-kesaksian para pejuang pasaca kemerdekaan sebagai pelaku sejarah," ujarnya. (N-2)

 

Baca Juga

AFP/Pau Barrena

Barcelona: Dembele akan Dijual di Bursa Transfer Januari

👤Widhoroso 🕔Kamis 20 Januari 2022, 18:30 WIB
SPEKULASI tentang masa depan Ousmane Dembele di Barcelona, berakhir sudah. Kamis (20/1) Direktur Barcelona, Mateu Alemany menyatakan pihak...
ANTARA

Ribuan Hektare Sawah di OKI Terancam Puso, Pemkab Upayakan Bantuan Benih

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 20 Januari 2022, 18:13 WIB
LAHAN persawahan seluas 2.773 hektare di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel terancam puso (gagal panen) akibat terendam banjir...
ANTARA/Umarul Faruq

Soal Minyak Goreng, Khofifah: Stok Aman dan Jangan Ada Aksi Borong

👤Yohanes Heri Susetyo, Story Builder: Muhardi 🕔Kamis 20 Januari 2022, 18:12 WIB
"Tidak usah panic buying, sehingga berupaya memborong sebanyak-banyaknya. Insya Allah tercukupi," kata Khofifah saat sidak ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya