Sabtu 27 November 2021, 23:18 WIB

Sukabumj Targetkan Vaksinasi 70 Persen di Akhir Tahun

Ant | Nusantara
Sukabumj Targetkan Vaksinasi 70 Persen di Akhir Tahun

Dok MI
Ilustrasi

 

BUPATIi Sukabumi Marwan Hamami menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus meningkatkan capaian vaksinasi dan pada akhir tahun jumlah sasaran yang sudah disuntik vaksin COVID-19 harus tembus di angka 70%

"Berbagai upaya terus kami lakukan untuk mengejar capaian vaksinasi sebesar 70 persen di akhir tahun. Maka dari itu seluruh aparatur pemerintahan hingga tingkat desa harus bisa berinovasi untuk menarik perhatian dari warga," katanya di Sukabumi, Sabtu (27/11).

Menurut Marwan, percepatan pencapaian vaksinasi ini tujuannya bukan hanya sebatas tercapainya target, tetapi untuk segera terbentuknya kekebalan kelompok di Kabupaten Sukabumi. Cara yang paling utama agar kekebalan kelompok bisa segera terbentuk adalah dengan mempercepat capaian vaksinasi. Maka dari itu, ia tidak lagi menargetkan capaian minimal 50 persen, tetapi harus memenuhi 70 persen

Selain itu, antaraparatur atau perangkat daerah harus terus berkoordinasi untuk menyinkronkan data, pergerakan dan pengawasan dalam upaya percepatan pemberian vaksinasi untuk warga. Menurut dia, jangan sampai akibat tidak sinkronnya antara aparatur atau perangkat daerah proses vaksinasi malah terkendala yang dampaknya sudah pasti capaian tidak terpenuhi dan kekebalan komunal akan sulit terbentuk.

"Saya tidak mau ada alasan atau cerita di akhir tahun nanti pelaksanaan vaksinasi tidak mencapai target 70 persen. Namun, saya optimistis di pengujung 2021 target bisa terlampaui, karena melihat kerja keras seluruh pihak, khususnya petugas kesehatan, yang tak kenal lelah memberikan pelayanan kesehatan serta bantuan, dari TNI, Polri, badan usaha, komunitas, hingga relawan sangat membantu Pemkab Sukabumi," ujarnya.

Di sisi lain, Marwan meminta kepada jajarannya hingga kepala desa agar tidak hanya menunggu warga yang ingin diimunisasi datang ke lokasi, tetapi harus bisa memobilisasi masyarakat, khususnya yang rumahnya jauh dari fasilitas pelayanan vaksinasi, untuk dilakukan antar jemput.

Pihaknya pun akan menyiapkan kendaraan untuk melakukan mobilisasi tersebut, seperti mengumpulkan warga di satu titik kemudian dijemput mobil dinas untuk diantar ke lokasi kegiatan vaksinasi dan pulangnya diantar. "Dokter masuk kampungpun akan lebih diintensifkan untuk menjangkau daerah-daerah yang aksesnya terbatas atau berada di pelosok. Nantinya dokter tersebut menyisir ke permukiman untuk memvaksinasi warga," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

DOK Istimewa.

Bupati Yakobus Dumupa Lantik Sekda Dogiyai Petrus Agapa

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 14:03 WIB
Prosesi pelantikan dihadiri anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pimpinan OPD, para camat, tokoh agama, dan tokoh...
FOTO/Kominfo Garut

Jawara Bogor Deklarasi Ridwan Kamil Jadi Calon Presiden 2024

👤Dede Susianti 🕔Senin 24 Januari 2022, 13:37 WIB
Relawan Jaringan Warga Nusantara (Jawara) se-Bogor Raya menyatakan dukungan terhadap Ridwan Kamil (RK) untuk maju di Pilpres...
Ist

Universitas BTH Kolaborasi dengan Pemerintah dan Dunia Usaha

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 13:21 WIB
Tantangan revolusi industri 4.0 dan era society 5.0 langsung dijawab dengan dibukanya program studi baru yang sangat dibutuhkan dunia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya