Selasa 23 November 2021, 20:55 WIB

Peringatan Hari Anak, Pemkot Tegal Dorong Pemenuhan Hak Anak

Supardji Rasban | Nusantara
Peringatan Hari Anak, Pemkot Tegal Dorong Pemenuhan Hak Anak

MI/SUPARDJI RASBAN
Peringatan Hari Anak di Kota Tegal, Jawa Tengah

 


KEBIJAKAN Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, selalu berpijak pada
pemenuhan hak anak. Ada sejumlah program yang terkait dengan hak bagi
anak-anak, yakni Kota Layak Anak, Kelurahan Layak Anak serta layanan
Kependudukan yang Layak Anak.

Wali Kota Tegal H Dedy Yon Supriyono mengungkapkan hal itu saat
memperingati Hari Anak Universal dan Hari Anak Nasional, di Pendopo Ki Gede Sebayu, Selasa (23/11).

"Kita punya program seperti sekolah gratis, perolehan kartu kependudukan secara gratis, dan program gizi berkualitas," ujar
Dedy Yon.

Wali Kota Tegal mengapresiasi Kelurahan Pekauman, Kelurahan Slerok dan
Kelurahan Pesurungan Lor yang meraih peringkat 1, 2 dan 3 sebagai Kelurahan Layak Anak.

"Hari Anak merupakan momentum untuk lebih semangat lagi  dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik," ucap Dedy Yon.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Mohamad Afin,
menyampaikan peringatan Hari Anak Nasional digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran bersama, baik itu pemerintah, masyarakat, orangtua dan segenap komponen bangsa.

"Bagi Pemkot Tegal peringatan Hari Anak sebagai momentum untuk menunjukan komitmen dalam menghargai hak anak-anak," ujar Afin.

Komitmen itu, lanjut dia, dibuktikan pemkot, yang pada 2021
berhasil memperoleh predikat Kota Layak Anak kategori Nindya.

"Prestasi itu merupakan prestasi di atas target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tegal 2019-2024," pungkas Afin. (N-2)

Baca Juga

dok.mi

Kasus Positif Covid-19 di Klaten Nihil, 2 Pasien Sembuh

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 01 Desember 2021, 10:50 WIB
SATGAS Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/11), melaporkan situasi pandemi terkendali. Sementara tidak ada...
dok.mi

Preman Ngamuk Tak Bisa Temui Pujaan Hati Akhirnya Tewas Dikeroyok

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 01 Desember 2021, 09:25 WIB
SEORANG preman berinisial US, warga Barengkok, Desa Panyiaran, Kabupaten Tasikmalaya, tewas dikeroyok di kampung orang karena ngamuk tak...
MI/Gabriel Langga

Penanganan 1.123 ODGJ di Sikka Terkendala Obat-obatan

👤Gabriel Langga. 🕔Rabu 01 Desember 2021, 08:25 WIB
KENDALA dalam penanganan 1.123 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Sikka selama ini, karena kurangnya pasokan obat untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya