Selasa 23 November 2021, 19:19 WIB

Ganjar Ndandani Rumah Warga Miskin di Jateng

mediaindonesia.com | Nusantara
Ganjar Ndandani Rumah Warga Miskin di Jateng

MI/A SAFUAN
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

 

PROGRAM Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam memfasilitasi kepemilikan rumah untuk warga miskin mendapat perhatian Nasional. Inovasi bernama Jagani Omah Bareng Arum atau Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng Aplikasi Simperum ini dipamerkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat presentasi Kepala Daerah Terinovatif Kategori Provinsi dan Kabupaten.

Acara tersebut merupakan kegiatan penghargaan tahunan yang digelar Kementerian Dalam Negeri dengan tajuk Innovative Government Award (IGA) 2021. Jagani Omah Bareng Arum dipresentasikan karena pada 2020 lalu menjadi satu dari top 10 inovasi pelayanan publik Jateng.

“Jateng gayeng ndandani omah bareng ini Jateng yang asyik yang membahagiakan ayo bersama-sama memperbaiki rumah yang tidak layak huni,” kata Ganjar yang mengikuti secara virtual, Selasa (23/11/2021).

Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng ini menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perumahan (SIMPERUM) yang juga digunakan untuk akselerasi penanggulangan kemiskinan.

Aplikasi Simperum ini juga terintegrasi dengan SIDesa atau Sistem Informasi Desa Jawa Tengah. Integrasi ini, kata Ganjar, akan mempercepat koordinasi lintas sektoral untuk mencapai target penanganan kemiskinan.

Inovasi ini juga diimplementasikan telah diproyeksikan ke total sasaran sebanyak 125 desa tersebar di 5 daerah. Yakni Brebes, Pemalang, Banjarnegara, Banyumas, dan Kebumen.

“Ketika nanti sampai akhir tahun ini (target) kemiskinan ekstrem mesti nol, kita sudah punya roadmap-nya,” tegas Ganjar.

Simperum ini, kata Ganjar, membantu dan memudahkan verifikasi dari sasaran PKE tersebut. Selain itu juga untuk memenuhi layanan dasar maysarakat miskin.

Tak sampai di situ, Ganjar mengatakan, inovasi ini bisa memberikan akurasi data RTLH sampai angka 80% dan nihil duplikasi data sehingga lebih presisi dan akurat.

“Efisiensi waktu dari 7 hari menjadi 75 menit, efisiensi biaya karena paperless dan juga efisiensi SDM yang semula tiga orang kini bisa satu orang,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, inovasi aplikasi ini sudah ditiru beberapa provinsi dan daerah. Antara lain Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Blora dan Brebes. Ganjar menegaskan pihaknya terus melakukan improvement agar aplikasi ini bisa lebih baik dari sekarang.

“Tapi niatan dari inovasi ini adalah bagaimana inovasi menyelesaikan persoalan yang ada di setiap sektor dan subsektor di Jawa Tengah,” tandasnya.

Lebih lanjut dalam program Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng ini juga memfasilitasi pembangunan rumah warga miskin. Yakni lewat program Tuku Lemah Oleh Omah. Pemprov Jateng memfasilitasi pembelian tanah melalui kredit mikro BPR BKK  Jawa Tengah. Pemprov juga memfasilitasi pembentukan  Kelompok Masyarakat (Pokmas) untuk penyiapan  pembangunan rumah. Selain itu juga memfasilitasi pembangunan rumah melalui bantuan sosial  stimulan rumah sederhana sehat.

Tujuan program ini mengurangi angka  backlog rumah di Provinsi Jawa Tengah dengan sasaran masyarakat Miskin non -bankable yang tidak memiliki rumah.

Dijelaskannya, program itu diwujudkan dalam bentuk bantuan  sosial  stimulan    pembangunan rumah bagi keluarga miskin yang belum memiliki  rumah dengan tipe-36 sebagai syarat  luasan rumah layak huni. Besaran bantuan senilai Rp35.000.000 berupa struktur ruspin dan arsitektural.

Pelaksanaan pembangunan rumah baru melalui program ini untuk tahun 2021 ini dilakukan di 6 kabupaten/kota. Yaitu Kabupaten Cilacap, Brebes, Kendal, Purbalingga, Jepara, dan Kota Magelang. (RO/OL-10)

Baca Juga

MI/Denny Susanto

Banjir Meluas Akibat Daya Dukung Lingkungan di Kalsel Kian Rusak

👤Denny Susanto A 🕔Rabu 01 Desember 2021, 11:15 WIB
BENCANA banjir dan tanah longsor yang terus berulang terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), akibat daya dukung lingkungan...
MI/Agus Utantoro

KONI Pusat Gandeng TWC Kembangkan Sport Tourism

👤Agus Utantoro 🕔Rabu 01 Desember 2021, 11:00 WIB
KONI Pusat dan PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (TWC) menjalin kerjasama untuk mengembangkan wisata minat...
dok.mi

Kasus Positif Covid-19 di Klaten Nihil, 2 Pasien Sembuh

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 01 Desember 2021, 10:50 WIB
SATGAS Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/11), melaporkan situasi pandemi terkendali. Sementara tidak ada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya