Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Sikka Fransiskus Roberto Diogo menetapkan status tanggap darurat terhitung sejak tanggal 20 November sampai dengan 19 Desember 2021. Status keadaan tanggap darurat di Kabupaten Sikka ini ditetapkan melalui surat Pernyataan Bencana dengan nomor, BPBD.I-360/320/XI/2021 tanggal 20 November 2021 yang ditandatangani oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
Kepala BPBD Sikka Muhammad Daeng Bakir mengatakan Bupati Sikka menetapkan Kabupaten Sikka dalam status tanggap darurat, karena telah terjadi hujan deras yang disertai angin kencang dan gelombang pasang menyebabkan terjadinya banjir, tanah longsor dan abrasi pantai di wilayah Sikka.
Hujan deras hingga terjadi banjir ini, mengakibatkan rusaknya rumah-rumah penduduk, tanaman pertanian, tanaman komoditi, rusaknya peralatan nelayan, tanah longsor dan pohon tumbang yang menimbulkan kerusakan fasilitas umum lainnya.
Daeng Bakir menyebutkan, data sementara pemukiman warga yang terendam banjir ada di Kelurahan Waioti sebanyak 101 rumah, Beru 13 rumah, Kota Baru 3 rumah dan Wairotang 1 rumah, serta Desa Masebewa, Kecamatan Paga ada 4 rumah. Dalam bencana banjir ini tidak ada korban meninggal dunia.
Meski begitu kata dia, pihaknya terus turun ke beberapa lokasi banjir dan mendata kerugian yang diderita oleh warga. "Kan tadi saya sampaikan adalah data sementara yang sudah masuk ke posko BPBD Sikka. Tetapi masih banyak informasi lisan, namun kami masih menunggu data resmi dari lapangan. Saat ini tim kami masih turun untuk mendatanya," kata Daeng Bakir.
Dengan adanya penetapan keputusan tanggap darurat ini, Daeng Bakir berharap mampu mempercepat penanganan bencana di Kabupaten Sikka.
Dia pun mengaku Bupati Sikka telah menginstruksikan langsung kepada seluruh lurah dan kepala desa untuk melakukan langkah cepat dalam penangananbencana pada musim hujan. Apalagi Kabupaten Sikka telah mendapatkan surat peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca ekstrem sehingga harus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat.
"BMKG menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat Sikka supaya hati-hati dengan cuaca yang mungkin tiba-tiba menjadi hujan lebat. Prinsip kita tetap waspada," katanya. (OL-13)
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun, OJK Kalteng Gelar Vaksinasi Covid-19 di Palangka Raya
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
PEMERINTAH menyatakan, penanganan bencana Sumatra menunjukkan kemajuan signifikan dengan semakin banyak daerah beralih dari fase tanggap darurat ke tahap transisi.
Pendekatan psikososial juga dilakukan melalui pendampingan dan komunikasi empatik untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan mental akibat bencana.
MENTERI Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memastikan pemerintah tengah menyiapkan agenda penanganan pascabencana di Sumatra.
Kunjungan kerja luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan dan Rusia disebut sebagai tindakan inkonsisten dari Kepala Negara.
Siklon tropis baru-baru ini adalah pengingat bahwa Indonesia perlu memastikan ketangguhan infrastruktur, tata ruang, dan protokol tanggap darurat.
KAMMI menyoroti beberapa poin krusial terkait kinerja BNPB di bawah kepemimpinan saat ini, yakni respons pascabencana yang lamban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved