Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM peghujan saat ini sangat rentan dengan terjadinya bencana di sejumlah daerah di Tanah Air. Di Sumatra Selatan, cuaca buruk sudah beberapa kali menyebabkan munculnya bencana di beberapa kabupaten dan kota di wilayah tersebut.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumsel mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada dengan potensi bencana yang bisa muncul. Baik bencana banjir, longsor hingga angin kencang.
"Bukan hanya masyarakat di dataran tinggi ataupun dataran rendah, kami juga mengingatkan agar petani dan nelayan yang masih melakukan aktivitasnya setiap hari di saat cuaca tidak menentu seperti ini untuk waspada. Saat ini, cuaca buruk sering terjadi," ucap Ansori, Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumsel, Selasa (9/11).
Menurutnya, cuaca buruk akan terjadi pada November 2021 hingga Maret 2022 mendatang. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada tanaman milik petani.
"Terkhusus petani, harus meningkatkan kewaspadaan. Sebab hujan disertai angin kencang berpotensi menjadi bencana banjir dan tanah longsor," ujar dia.
Ia menyebutkan, pihaknya juga meminta kepada masyarakat di Sumsel untuk waspadai saat cuaca buruk dapat berdampak juga pada sektor pertanian. "Kita sudah menerima adanya laporan kerusakan lahan pertanian dan perkebunan karena banjir dan bandang. Kami masih menghimpun datanya," jelas dia.
Pada 2020, tercatat ada 5.319 hektare sawah terendam banjir. Lalu ada 281 hektar kebun terendam air. "Tentu harus ada komitmen bersama semua pihak dalam mengatasi bencana ini," jelas dia.
Pihaknya meminta para petani juga selalu berkoordinasi dengan stakeholder terkait informasi terbaru prakiraan cuaca. Dengan begitu, kegagalan panen diharap bisa dicegah. "Para petani juha harus berkoordinasi dengan BMKG," jelas dia.
Sementara itu, Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengingatkan petani dan nelayan untuk berhati-hati dan selalu waspada di musim penghujan saat ini. Pihaknya memprakirakan intensitas hujan yang tinggi bisa berdampak pada volume air di sungai dan laut menjadi deras. Sedangkan di wilayah perkebunan dengan dataran tinggi dan rendah, dikhawatirkan terjadi kerusakan pada tanaman.
"Ada 13 wilayah di Sumsel, wilayah dataran tinggi maupun rendah berpotensi banjir dan bandang karena hujan lebat. Kepada semua pihak diimbau untuk berhati-hati," ungkap Kasi Data dan Informasi BMKG SMB II Sumsel, Veronica Shinta Andriyani. (OL-15)
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Gunung Semeru di Lumajang-Malang erupsi Selasa malam (17/2), kolom abu mencapai 800 meter. PVMBG ingatkan masyarakat hindari radius bahaya 5-17 km dari kawah.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved