Selasa 09 November 2021, 21:55 WIB

Warga Mulai Lalai Prokes, Operasi Yustisi Terus dilakukan di Palangka Raya

Surya Sriyanti | Nusantara
Warga Mulai Lalai Prokes, Operasi Yustisi Terus dilakukan di  Palangka Raya

MI/SURYA SRIYANTI
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani

 


SATUAN Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mencatat
masih ada dua masalah besar di masa pandemi. Selain masih adanya kasus baru covid-19, sebagian warga juga mulai lalai melaksanakan protokol kesehatan.

"Karena itu, kami terus menggiatkan operasi yustisi. Akan terus kami laksanakan guna mencegah penyebaran kasus baru yang lebih meluas,' tandas Ketua Harian Satgas Covid-19, Emi Abriyani, Selasa (9/11)

Menurut Emi, hingga saat ini Palangka Raya masih dalam Pemberlakuan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Belum bisa turun, karena masih ditemukan kasus terkonfirmasi positif covid-19 serta adanya pasien covid-19 yang meninggal dunia.

"Kami juga melihat masyarakat mulai lalai dan sudah merasa aman karena berada di PPKM level 2. Tapi kepercayaan diri yang berlebih itu bisa menjadi bom waktu. Seharusnya jika ada yang terkonfirmasi positif, yang melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan itu, harus segera memeriksakan diri, agar hal ini tidak berdampak besar terhadap penyebaran covid-19," ucapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Emi, pihaknya akan terus melakukan
operasi yustisi. Tim akan melakukan pengawasan di sejumlah wilayah yang rawan terjadi kerumunan massa, serta memaksimalkan upaya tracing dan testing.

Selain itu, Satgas juga tengah mempersiapkan peraturan daerah
(Perda) yang mengatur tentang kepatuhan masyarakat dalam menerapkan
prokes.

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi prokes. Bagi
masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, agar dapat segera
mendaftarkan dirinya untuk divaksin. Pasalnya hal tersebut akan
mendorong terwujudnya kekebalan komunal," jelasnya.

Saat ini, cakupan vaksinasi di Palangka Raya untuk dosis pertama mencapai 82% dan dosis kedua 60% lebih. "Kita harus masih mengejar," pungkasnya.

Di Kalimantan Tengah, daerah yang menerapkan PPKM level 1 hanya Kabupaten Pulang Pisau. Sementara untuk PPKM level 2, ialah Kabupaten
Kotawaringin Barat, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten
Murung Raya, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Barito Timur dan Kota Palangka Raya. Daerah yang masih harus menerapkan level 3 ialah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Katingan. (SS/N-2)

Baca Juga

Dok. Ini Viie Hospitality

Aksari Villa Tawarkan Liburan Romantis di Seminyak

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:55 WIB
Mengusung Perfect Romantic Stay dengan tawaran villa satu kamar yang sudah dilengkapi kolam renag privat dan...
Dok. Pribadi

Pansus DPRD Dogiyai Bawa Aspirasi Rakyat Papua ke Jakarta, Salah Satunya Menolak Pemekaran Provinsi

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:30 WIB
"Selama ini banyak aksi demo di masyarakat tentu kami tampung dan muaranya pada tiga hal pokok itu. Masyarakat tolak kebijakan Otsus...
MI/DEPI GUNAWAN

Partai Gelora Libatkan Deddy Mizwar Kampanye di Jawa Barat

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 24 Mei 2022, 22:50 WIB
Setelah verrikasi parpol faktual selesai, Partai Gelora khususnya di Jawa Barat akan langsung turun ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya