Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM Kemitraan Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam (FKPS-SAD) siap melakukan mediasi terhadap munculnya konflik yang terjadi antara SAD dan warga lokal. Terkait dengan aksi sweaping kepada para warga SAD yang ada di Kecamatan Air Hitam, Sarolangun, ini harus direspons secara bijak dengan mengedepankan pemecahan persoalan, bukan memperkeruh keadaan.
"Aspek penegakan hukum merupakan sesuatu yang penting. Namun ada hal yang lebih penting untuk diselesaikan yaitu situasi disintegrasi berbagai elemen yang terkait dengan keberadaan SAD mesti menjadi perhatian khusus. Kita semua mengharapkan warga SAD, masyarakat desa, dan perusahaan bisa hidup berdampingan dan saling menopang," kata Idris Sardi, penggagas FPKS-SAD, yang dosen Ilmu Sosial Universitas Jambi, Sabtu (30/10).
Idris mengabarkan pada Jumat (29/10) malam telah terjadi konflik yang diarahkan kepada warga SAD di wilayah Air Hitam. Massa yang berasal dari tiga desa, yakni Desa Baru, Desa Lubuk Kepayang, dan Desa Semurung, kata Idris, telah melakukan penyisiran kepada warga SAD. Selain itu, terjadi sejumlah perusakan di Kampung Madani serta membakar dua rumah di perkampungkan Singosari.
Idris menjelaskan muasal dari konflik itu karena ada keributan antara warga SAD yang diduga mencuri kelapa sawit dengan pihak keamanan dari PT Jambi Agro Wiyana (JAW). Menurut Idris, kejadian tersebut sesungguhnya merupakan puncak gunung es terhadap konflik laten terhadap warga SAD.
Ia mengatakan sejauh ini memang ada oknum-oknum dari warga SAD yang kerap melakukan gangguan kepada warga lokal maupun pihak perusahaan. "Konflik ini sudah saatnya terjadi dari berbagai ketimpangan proses yang dibangun selama ini," ujar alumnus Magister Ilmu Sosial Perdesaan dari IPB University ini.
Kemarahan warga, dinilai oleh Idris, terjadi karena kecemburaan sosial terhadap warga SAD yang selama ini mendapatkan perhatian besar dari negara. Ada kesan, kata dia, warga SAD dimanjakan oleh banyaknya perhatian.
"Ini menjadi catatan penting bagi para pihak penyelenggara negara bahwa mereka juga membutuhkan dorongan untuk bertahan hidup, mengembangkan daya hidup, bahkan sampai pada level taraf hidup yang bernama sejahtera. Inilah tantangan ke depan SAD dan semua itu bisa difasilitasi lewat Forum Kemitraan," ujarnya.
Idris meminta agar dalam menyikapi konflik ini perlu ada pendekatan yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, dan para pihak lain. Kerja sama itu, kata dia, diharapkan bisa membantu warga SAD untuk melakukan perubahan.
"Keberadaan FKPS-SAD dipandang sebagai tempat strategis untuk para pihak meramu dan mengimplementasikan gagasan yang memiliki satu tujuan yaitu kesejahteraan bagi warga SAD. Semoga tidak ada pihak-pihak yang memperkeruh keadaan dan memanfaatkan keterbelakangan mereka menjadi komoditas," kata Idris yang juga menjadi founder dari Yayasan Prakarsa Madani (YPM) ini. (OL-14)
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penegakan hukum ini didasarkan pada UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
SEBUAH mobil Toyota double cabin jenis pickup terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter di ruas jalan nasional di perbatasan Kabupaten Merangin-Kerinci, Jambi.
28 TKA asal empat negara asing yang bekerja di PT LPPI dinyatakan sudah memenuhi aturan dan prosedur yang berlaku di Indonesia.
PENGEMBANGAN kopi Liberika di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, terus menunjukkan hasil positif setelah delapan tahun mendapat pendampingan intensif.
Negara tidak boleh kalah dari para pelaku TPPO yang meresahkan dan mengancam keselamatan anak-anak.
PERJALANAN hidup Bilqis Ramdhani, 4, menjadi perhatian publik setelah kisah penculikannya terungkap dan berakhir dengan penyelamatan dramatis di Provinsi Jambi.
BILQIS Ramadhany, 4, anak korban penculikan anak asal Makassar, Sulawesi Selatan ditemukan di pemukiman Suku Anak Dalam di Jambi. Bupati Merangin HM Syukur mengumpulkan tumenggung
Dalam kasus ini, Orang Rimba korban dari sistem yang lebih besar, korban dari kemiskinan struktural, kehilangan wilayah hidup, dan ketidakadilan sosial.
Menurut kami, di bawah pimpinan Pak Iptu Made Yaso, pelayanan, pengayoman Polsek Air Hitam terhadap warga Suku Anak Dalam, maupun masyarakat desa di Air Hitam sudah sangat baik.
Tindak kekerasan yang juga melukai tiga Orang Rimba tersebut, terjadi Selasa, sekitar pukul 13.00 WIB, di sekitar kebun kelapa sawit PT Kahuripan, Kabupaten Tebo, Jambi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved