Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
ABRASI di pesisir Kabupaten Demak dan Jepara semakin mengkhawatirkan, ribuan hektare daerah pantai di kedua daerah itu telah hilang akibat abrasi bahkan beberapa desa terpaksa pindah karena berbahaya dan tidak dapat ditempati lagi.
Pemantauan Media Indonesia, Minggu (17/10), ribuan hektare lahan di sepanjang pantai di Kabupaten Demak dan Jepara hilang akibat terjadinya abrasi, tercatat beberapa desa seperti Senik (Demak) dan Bulak (Jepara) terpaksa pindah ke wilayah lain karena sudah tidak dapat ditempati lagi dan cukup membahayakan warga.
Di Kabupaten Demak, abrasi pantai cukup merata terjadi di beberapa kecamatan seperti Sayung, Karang Tengah, Wedung, sedangkan di Jepara abrasi melanda beberapa desa di Kecamatan Kedung, bahkan hingga kini belum dapat terkendali dengan jumlah daratan hilang 1-2 meter per tahun meskipun berbagai upaya penyelamatan dilakukan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Demak Fathkurohman mengatakan berdasarkan data yang ada sebanyak 1.473 hektare tanah di Kabupaten Demak terdampak abrasi. Hal ini diduga terjadi karena reklamasi di Kota Semarang.
"Jumlah tanah terkena banjir laut pasang (rob) telah capai 2.935 hektare," ucapnya.
Wilayah terparah dilanda rob, ujar Fathkurohman, adalah Kecamatan Sayung yang mencapai 2.553,60 hektare bahkan akibat rob ini dua dusun yakni Senik dan Tambaksari telah hilang dari peta, diharapkan pembangunan tol Semarang-Demak yang sekaligus menjadi tanggul laut dapat mengatasi rob selama ini.
Baca juga: Mangrove Cegah Bencana Tsunami dan Abrasi Pantai
Hal serupa diungkapkan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Jepara Wasiyanto, abrasi di pesisir Jepara saat ini sudah cukup mengkhawatirkan karena setiap tahun 1-1,5 meter persegi lahan hilang tergerus gelombang, apalagi aktivitas penambangan pasir besi sempat muncul di kawasan Desa Balong beberapa waktu lalu.
Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Jepara, lanjut Wasiyanto, pesisir pantaI di Jepara yang telah terkena abrasi mencapai 82,5 kilometer dengan tingkat hilangnya lahan 1-1,2 meter per tahun.
"Beberapa desa tercatat terkena abrasi seperti Panggung, Dukuh Malang, Bulan, Surodadi dan Semat," tutur Wasiyanto.(OL-5)
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
Para pelaku lalu mengedarkannya dengan membelanjakan di pasar-pasar tradisional di Demak, Jawa Tengah.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Kegagalan berangkat sekitar 150 wisatawan dengan tujuan Kepulauan Karimunjawa bukan karena gelombang tinggi tetapi karena adanya kerusakan mesin Kapal Siginjai sejak Senin (22/12).
HAMA Ephestia ditemukan pada beras bantuan di Jepara. Beras itu yang dibagikan kepada warga di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Laporan itu ditindaklanjuti Bulog Jateng
Kegiatan ini diawali dengan doa manaqib, dan dibuka Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Ali Hidayat, Sabtu (1/11/2025).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved