Kamis 14 Oktober 2021, 12:42 WIB

Bupati Tidak Tau Atlet Ciamis Peraih Emas PON XX Pulang Naik Bus Umum

Adi Kristiadi | Nusantara
Bupati Tidak Tau Atlet Ciamis Peraih Emas PON XX Pulang Naik Bus Umum

MI/Adi Kristiadi
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya (batik) membantah atlet Ciamis peraih medali emas PON XX tidak dijemput karena tidak ada informasi, Kamis (14/

 

PEMERINTAH Kabupaten Ciamis, Jawa Barat tidak mengetahui adanya infomasi kepulangan atlet selam peraih medali emas dan perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Atlet asal Ciamis, Dheya Nazhira Nur Amalina, 17, ke  Cijantung, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, naik (bus) dari Bandung.

"Atlet PON XX berangkat ke Papua bersama dan pulang juga harus bersama, termasuk mereka harus menjalani karantina atau isolasi terlebih dulu. Barulah pemerintah daerah menjemput mereka. Kami tidak tau informasi kepulangan atlet asal Ciamis yang meraih emas di PON pulang ke kampungnya di Ciamis dengan bus," dalih Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, kepada wartawan, Kamis (14/10).

Atas kejadian ini, Herdiat, tidak menyalahkan KONI maupun SKPD terkait kepulangan sendiri yang telah dilakukan atlet tersebut. Penjemputan atlet di daerah, apalagi yang mengharumkan nama daerah karena memperoleh medali emas ada prosedurnya. Termasuk, saat pandemi Covid-19 ini ada protokol kesehatannya.

"Mungkin Dheya Nazhira Nur Amalina ada kepentingan yang mendesak, jadi pulang lebih dulu menaiki bus dari Bandung. Masalah ini, bukan ingin menyebut siapa yang salah tapi Pemprov Jabar dan Cabang Olahraga bersangkutan tidak memberitahukan kepulangan atlet tersebut ke kami," ujar Bupati.

Sebelumnya, Dheya Nazhira Nur Amalina, 17, atlet selam peraih medali emas dan perunggu pada PON XX Papua, pulang ke Cijantung, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat naik (bus) dari Bandung. Kepulangannya, dijemput oleh orang tuanya Desi Arisyandi, dengan menaiki bus umum.

"Saya berangkat ke Bandung menunggu anak pulang dari Papua. Kami pulang ke Cijantung (Ciamis) menggunakan angkutan umum dari Bandung. Kami naik bus umum karena tidak dijemput oleh pemerintah daerah. Ya, bagaimana lagi," ungkapnya, Rabu (13/10). (OL-13)

Baca Juga: Peraih Emas dan Perunggu PON dari Ciamis Pulang Naik Bus

 

Baca Juga

MI/Depi Gunawan.

10 Orang Meninggal Dunia akibat DBD di Cimahi

👤Depi Gunawan 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:25 WIB
Dari 10 kasus meninggal akibat DBD didominasi usia...
MI/Kristiadi

Polisi Gencar Gelar Vaksinasi, Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya Melandai

👤Kristiadi 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 12:59 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, berdasarkan hasil laporan yang diterimanya, tinggal satu orang yang menjalani isolasi di...
MI/Tosiani

Peserta Kuliah Tatap Muka Untidar Gunakan Sipadu dan Screening Aplikasi Peduli Lindungi

👤Tosiani 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 12:49 WIB
Tujuan pemberlakuan ketentuan ini untuk memastikan bahwa mahasiswa yang masuk ke dalam lingkungan kampus adalah mahasiswa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya